Gugur Akibat Covid-19, dr Andhika Tidak Ada Penyakit Bawaan

dr Andhika Kesuma Putra SpP (K). Foto Ist

 

Medan | Jurnal Asia
Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumut, dr Aris Yudhariansyah menjelaskan bahwasanya dr Andhika Kesuma Putra SpP (K) meninggal dunia murni karena Covid-19.

Aris membeberkan, dr Andhika justru sama sekali tidak memiliki penyakit bawaan (komorbid). “Murni Covid-19,” ujarnya.

Oleh karenanya, ia mengajak semua pihak agar lebih peduli dan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus corona agar tidak semakin masif.

Berdasarkan rangkuman yang dimiliki Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB-IDI), tercatat sebanyak 72 dokter di tanah air telah meninggal dunia karena Covid-19.

Baca Juga : Kabar Duka, Seorang Dokter di Medan Gugur Karena Terpapar Covid-19

Ketua IDI Cabang Medan dr Wijaya Juwarna Sp-THT-KL mengatakan, dari jumlah tersebut dr Andhika Kesuma Putra SpP (K) menjadi dokter ke-9 di Provinsi Sumut yang telah gugur, dan menjadi dokter ke-5 untuk di Kota Medan.

“Saat ini sudah sebanyak 72 dokter (Indonesia) yang meninggal dunia akibat Covid-19,” ungkapnya.

Wijaya menjelaskan, dari IDI Cabang Medan, masing-masing adalah dr Ucok Martin SpP, dr Irsan Nofi Hardi Nara Lubis SpS, dr Anna Mari Ulina Bukit, dr Aldreyn Asman Aboet SpAN, KIC, dan juga dr Andika Kesuma Putra, SpP (K).

Selain itu, terdapat 4 orang dokter lainnya yang gugur karena Covid-19 ini, yakni dr Herwanto SpB dari IDI Kisaran, dr Maya Norismal Pasaribu dari IDI Labuhan Batu Utara, dr M Hatta Lubis, SpPD dari IDI Padang Sidempuan, dan dr H Muhammad Arifin Sinaga, MAP dari IDI Langkat.

“Semoga darma bakti, dedikasi, dan pengabdian beliau akan menjadi suri teladan dan menjadi pendorong semangat bagi tenaga kesehatan dan relawan medis lainnya yang sedang berjuang melawan Covid-19,” tukasnya.

Sebelumnya, Seorang dokter di Medan meninggal dunia akibat terpapar Covid-19, Sabtu (1/8/2029).

Dokter bernama lengkap dr Andika Kesuma Putra Sp.P (K) gugur setelah 2 minggu lamanya menjalani perawatan di RS Columbia Asia

(wo)

Close Ads X
Close Ads X