5 Bulan Dihajar Corona, Begini Nasib Pabrik Sepatu Indonesia!

Ilustrasi pabrik sepatu. Int

 

Jakarta | Jurnal Asia
Pabrik-pabrik sepatu berorientasi ekspor maupun domestik di Indonesia memilih setop produksi di tengah permintaan sepatu di dalam negeri maupun ekspor yang lesu. Untuk permintaan ekspor dari brand-brand papan atas saja seperti Nike, Adidas Cs sudah berakhir kontraknya sejak Mei 2020.

Direktur Eksekutif Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Firman Bakri membeberkan nasib industri sepatu saat ini. Setelah 5 bulan dihajar oleh pandemi Covid-19, sudah banyak pabrikan yang menjadi korban.

“Ada yang betul-betul setop produksi sekitar 18%. Mereka sangat kesulitan akhirnya nggak kuat juga,” katanya mengutip CNBC Indonesia, Rabu (19/8/2020).

Baca Juga : BPOM : Belum Ada Obat Manjur untuk Pasien Covid-19

Data Aprisindo, dari anggota mereka yang merupakan produsen sepatu, sebanyak 120 produsen, artinya sekitar 20-an lebih yang tutup pabrik. Dampaknya sudah ada puluhan ribu pegawai yang terkena dampak. Apalagi, utilitas produksi pun sudah jauh dari kata normal.

Selengkapnya...

0 responses to “Setelah Long Weekend, Rupiah dan IHSG Melemah

Close Ads X
Close Ads X