Polresta Deliserdang Terima Laporan Kasus Pengerusakan Warung di Batangkuis

Cuplikan gambar pembubaran warung berujung ricuh di Batangkuis. Ist

 

Deliserdang | Jurnal Asia
Kasus pembubaran warung di Batangkuis yang menjadi viral di media sosial (medsos), berbuntut ke ranah hukum.

Informasi dihimpun, Kamis (30/4/2020), Lamria Manullang (47) yang merupakan pemilik warung, dikabarkan telah membuat laporan ke Polresta Deliserdang, dengan laporan polisi nomor LP/209/IV/SU/2020/Resta DS, tanggal 29 April 2020.

Baca Juga : 40 Perjalanan Dihentikan, Penumpang KAI Divre I Tinggal 500 Orang per Hari

Dalam laporan tersebut, wanita yang merupakan warga Jalan Pancasila Dusun IV, ini melapor ke Polresta Deliserdang dengan kasus pengrusakan yang diduga dilakukan J dan kawan-kawan.

“Laporan dari pemilik warung sudah kami terima di Polresta Deliserdang dan akan kami proses,” ujar Kapolresta Deliserdang Kombes Yemi Mandagi.

Lebih lanjut dijelaskan Kombes Yemi, bahwa pihaknya akan melanjutkan BAP saksi-saksi.

“Hari ini kami akan lanjutkan BAP saksi saksi termasuk saksi korban,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, sebuah video yang menunjukkan pembubaran paksa di sebuah warung di kawasan Kecamatan Batangkuis, yang buka di siang hari saat bulan Ramadhan, menjadi viral di media sosial, Rabu (29/4/2020).

Video berdurasi sekitar 02.22 menit tersebut dibagikan oleh pemilik warung lewat akun facebooknya bernama Lamria Manallu, Selasa (28/4/2020) malam. Video tersebut menunjukkan suasana saat sekelompok orang mendatangi warungnya dan membubarkan orang yang berkumpul main dam batu di dalam warung.

“Bubar kalian, bubar,” ujar seorang pria membubarkan orang yang berada di warung.

“Kami gak larang jualan, tapi janganlah jualan tuak, tapi ya sopan jugalah,” kata salah seorang pria lainnya.

Baca Juga : Mulai Besok, Pemko Medan Terapkan Cluster Isolation! Setiap Pendatang Dicek Suhu Tubuh

Situasi semakin memanas, tatkala pemilik warung mempertanyakan bila warungnya ditutup, maka siapa yang akan memberinya makan, hingga akhirnya barang dagangan diduga hendak dibawa, Lamria seketika memberontak.

“Jangan bawa barang barang saya itu .Bisa bapak kasih saya makan,” protes wanita ini.

Hingga akhirnya, kericuhan pun terjadi antara emak-emak ini dengan pria yang datang membubarkan warung tersebut. Dalam postingan video yang kedua, Lamria menunjukan video salah seorang pria melemparnya dengan bungkusan plastik, dan seorang pemuda nyaris menyerangnya.(wo)

Tinggalkan Balasan