Ini Dia Pembunuh Henri yang Ditangkap Polrestabes Medan! Kasat Reskrim : Tersangka Utama Diburon

Tersangka pembunuhan yang diamankan. Ja

 

Medan | Jurnal Asia
Terkuak sudah identitas dua orang tersangka pembunuhan dan perampokan yang merenggut nyawa Henri alias Go Ahen (28) di bengkel cat mobil Jalan PWI/Kemenangan Desa Sampali Kecamatan Percut Sei Tuan.

Sat Reskrim Polrestabes Medan yang melakukan penyelidikan mendapati tersangka berjumlah 2 orang yakni April Andika Harahap (20) yang berperan sebagai turut membantu membunuh korban sedangkan tersangka utama pembunuhan yakni pemilik bengkel bernama A Pohan (33) yang kini masih diburon.

“Tersangka pembunuh dan perampokan yang sudah diamankan berinisial AAH,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Ronny Nicholas Sidabutar didampingi Wakasat Reskrim Kompol Rafles Marpaung saat menggelar konferensi pers, Rabu (20/5/2020).

Ia mengatakan tersangka April merupakan adik ipar dari tersangka utama. “Korban seorang agen jual beli mobil, sedangkan tersangka utama pemilik bengkel usai membunuh korban, mobil korban dijual di showroom di Jalan Bilal,” kata Kasat.

Polisi yang mendapatkan keberadaan mobil korban kemudian melakukan penelusuran, dan mendapatkan identitas kedua tersangka pembunuh. Ronny mengatakan, tak lama kemudian pihaknya menangkap tersangka AAH alias April.

Dalam penangkapan itu, polisi turut mengamankan barang bukti 1 skop, 1 buah palu, seutas tali nilon, 1 mobil Daihatsu Xenia lengkap dengan dokumen kendaraan, uang tunai Rp200 ribu dan 1 pisau.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Ronny Nicholas Sidabutar. JA

“Tersangka utama masih dilakukan pengejaran, terus kita kejar,” tegasnya.

“Motif tersangka melakukan pembunuhan ingin menguasai harta benda korban,” tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang pria bernama Henri (28) warga Jalan Pancasila Gang Datuk Al Rasyid Desa Batangkuis Kecamatan Batangkuis, Jumat (15/5/2020) pagi tadi, ditemukan tak bernyawa.

Informasi dihimpun wartawan, korban ditemukan meninggal di belakang sebuah bengkel di Jalan PWI/Kemenangan Desa Sampali Kecamatan Percut Seituan.

Saat ditemukan jenazah korban dalam posisi miring di belakang rumah tepatnya di bengkel cat mobil dan sudah mulai membusuk. Setelah dilakukan pengecekan di temukan tanda-tanda kekerasan di bagian tubuh korban.

Korban ditemukan dalam keadaan leher terikat mulut dan kaki terikat dan beberapa luka robek di kepala belakang. Luka robek pada dahi kanan, luka sobek pada pelipis kiri, luka memar pada kaki sebelah kanan, dan luka memar pada punggung belakang.

“Sering datang kemari, bengkel cat body mobil ini, mobilnya (korban) kabarnya hilang juga,” kata Poniman warga sekitar.(wo)

Comments are closed.