Pelaku Pasar Berbalik Ragukan Vaksin dari Moderna, Indeks Saham Turun

Ilustrasi Indeks Harga Saham Indonesia

 

Medan | Jurnal Asia
Pada perdagangan kemarin, pelaku pasar bereuforia dengan ditemukannya vaksin yang diklaim berhasil membentuk imunitas kepada 8 orang yang diuji coba oleh Moderna. Namun, tekanan kembali berbalik, di mana Indeks Bursa Dow Jones di AS kembali ditutup anjlok di atas 1% setelah pelaku pasar kembali menanyakan keampuhan dari uji coba vaksin tersebut.

Pelaku pasar mempertanyakan bagaimana dengan mereka yang diuji sebanyak 45 orang sebelumnya. Terkait dengan usia dari yang diuji, pelaku pasarpun terpaksa harus menantikan pernyataan resmi dari UN National Institute for Allergy and Infectious Deseases untuk mendapatkan kabar resmi terkait uji vaksin yang dilakukan oleh Moderna tersebut.

Baca Juga : Update 19 Mei, Positif Covid-19 Bertambah 10 Menjadi 235 Orang di Sumut

Lagi-lagi pelaku pasar akan kembali mempertimbangkan sejumlah data-data ekonomi yang digunakan sebagai tolak ukur kebijakan investasi. Pelaku pasar benar-benar kecewa dengan perkembangan terakhir pengembangan vaksin corona tersebut.

“Saya menilai terlalu dini perusahaan pembuat vaksin mengumumkan keberhasilannya,” kata Analis Pasar Keuangan Gunawan Benjamin, Rabu (20/5/2020).

Padahal, lanjutnya, pelaku pasar itu sangat kritis dalam menyikapi setiap perkembangan yang ada. Pelaku pasar kembali akan memanfaatkan kebijakan pelonggaran karantina wilayah yang akan menjadi acuan perdagangan selanjutnya.

Pada perdagangan pagi ini, IHSG sempat dibuka naik tipis di lvel 4.549,6. Namun sejauh ini posisinya kembali turun dikisaran 4.543.

Sementara itu, berbeda dengan IHSG, kebijakan BI yang mempertahankan besaran suku bunga acuan di level 4.5% membuat Rupiah mampu stabil dengan kecenderungan menguat di level 14.755 per US Dolar.(nty)

 

Close Ads X
Close Ads X