Warga Pasar Lima Tembung Diamuk Massa

Gagal Curi Sepeda motor

Medan | Jurnal Asia

Gagal mencuri sepedamotor di Jalan M Yakub Lubis, Desa Bandar Khalipah, Percut Sei Tuan, Dodi Prandika (20) warga Pasar V Tembung nyaris tewas diamuk massa.

Aksi amuk massa yang dialami Dodi (tersangka) terjadi Rabu (12/9) di Jalan M. Yakub Lubis, Desa Bandar Khalipah, Percut Sei Tuan, sekira pukul 16.00 WIB.

Data yang dihimpun Kamis (13/9), Rabu sore itu korbannya Sunardi (46), warga di sekitar lokasi kejadian, dengan mengendarai sepedamotor Honda Vario 125 BK 2840 AED warna hitam, baru saja membeli minyak Pertalite,dari salah satu SPBU di Jalan Besar-Medan Tembung untuk dagangannya.
Pedagang minyak eceran itu kemudian memarkirkan sepedamotor dan berjalan menuju lapak jualannya, tak jauh dari parkiran tempat sepedamotor yang diparkirkannya untuk menuangkan minyak kedalam botol air mineral. Tiba-tiba dua pria, salah satunya Dodi, mendekati dan mencoba membawa kabur sepedamotor milik korban. Apes bagi kedua pelaku, aksi pencurian itu dipergoki korban, hingga meneriakinya maling. Spontan warga sekitar berhamburan dan berupaya menangkap kedua pelaku.

Satu dari dua pelaku, yakni Dodi, berhasil ditangkap dan tak luput menjadi amukan massa di lokasi.

Sementara rekan tersangka yang identitasnya belum diketahui berhasil kabur dari kejaran warga dengan sepedamotor yang dikendarainya.

Akibat amukan massa, tersangka nyaris tewas sebelum akhirnya warga yang lain berhasil melerai aksi beringas massa. Guna mengantisipasi keselamatan nyawa tersangka, warga mengamankannya ke kantor desa setempat. Pihak Polsek Percut Sei Tuan, setelah mendapatkan informasi dari warga atas peristiwa itu, tak lama datang ke lokasi. Di kantor polisi pelaku mengakui perbuatannya dan mengatakan, aksi pencurian yang dilakukannya bukan sendirian namun bersama temannya berinisial Al, yang berhasil kabur dengan sepedamotor Honda Revo Absolut. “Tersangka telah diamankan dan kini masih dalam memproses penyidikan,” kata Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Faidil Zikri. (hendra/hut)