Besok, Ribuan Massa Ormas Islam di Medan Gelar Aksi di Konjen Australia! Ini Tuntutannya

Pelaku penembakan brutal di Selandia Baru. Ist

Medan | Jurnal Asia
Ribuan massa akan menggelar aksi solidaritas di Kantor Konsulat Jenderal (Konjen) Australia di Kota Medan Jalan RA Kartini, Selasa (19/3) besok.

Aksi unjuk rasa ini merupakan ekses atas aksi terorisme penembakan brutal yang menewaskan 50 orang di dua masjid di Kota Christchurch Selandia Baru, Jumat (15/3).

Dalam aksinya nanti, massa yang tergabung dalam Aliansi Umat Islam Bersatu mendesak Pemerintah Australia agar memberikan hukum seberatnya kepada pelaku Brenton Tarrant (28).

“Rencananya besok kita akan menggelar aksi solidaritas muslim New Zealand, titik kumpul di Masjid Agung (Jalan Diponegoro) dan tujuan aksi di Konjen Australia,” ujar Ustad Rahmat Gustin Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Liga Muslim Indonesia (LMI) Sumut kepada wartawan, Senin (18/3).

Ia menyampaikan aksi ini nantinya akan diikuti oleh sejumlah Ormas Islam di Medan, estimasi massa mencapai 2 ribu orang.

“Tuntutan kita agar pelaku diberikan hukuman mati oleh Pemerintah Australia, agar aksi serupa tidak merembet ke negara lain,” tegasnya.

Jumat (15/3) menjadi hari yang paling kelam bagi Selandia Baru. Terjadi serangan penembakan secara brutal di Masjid.

Kejadian ini mengakibatkan 50 orang dilaporkan menjadi korban tewas penembakan brutal di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru.

Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengaku bahwa pelaku adalah warga Australia yang disebutnya berpaham ektresmis sayap kanan.

Kejadian itu lalu dianggapnya sebagai terorisme yang dilakukan oleh kelompok ekstremis sayap kanan yang menjunjung tinggi hanya kelompoknya sekaligus menganggap kelompok lain dan pendatang adalah ancaman. Kelompok ini memiliki paham kebencian berdasarkan rasial yang kental.(wo)