Vaksin Corona Sinovac Diklaim Efektif Lawan Covid-19 di Dunia, Siap Diproduksi Massal!

Beijing | Jurnal Asia
Vaksin Covid-19 Sinovac yang dikembangkan perusahaan asal China telah terbukti efektif mengalahkan virus Covid-19. Bahkan, perusahaan tersebut sudah siap memproduksi vaksin ini secara massal.

Chairman dan CEO Sinovac Biotech Yin Weidong optimistis vaksin corona buatan perusahaan terbukti efektif melawan virus Covid-19 di seluruh dunia.

Yin Weidong mengatakan vaksin yang dikembangkan perusahaan telah terbukti dalam mengalahkan strain virus Covid-19 yang berasal dari luar negeri. Strain virus ini diperoleh dari warga China yang kembali dari luar negeri.

“Sejak April kita memiliki kasus dari luar negeri. Mereka tidak terinfeksi di China tetapi menunjukkan gejala penyakit ini di China. Kami memperoleh 20 lebih jenis virus yang berbeda dari mereka termasuk dari AS, Eropa dan negara-negara Timur Tengah,” katanya mengutip CGTN dari laman CNBC, Kamis (27/8/2020).

Baca Juga : Jokowi Harap Vaksin Covid-19 Bisa Kembalikan Kehidupan Normal Masyarakat

“Kemudian kami menggunakan serum imun dari vaksin kami untuk menetralkan strain virus ini. Hasilnya positif. Kami menemukan mereka semua dinetralkan, terlepas dari mana asalnya. Jadi kami optimistis serum virus Covid-19 tidak berubah,” lanjutnya.

Yin Weidong menambahkan pihaknya pun sudah siap memproduksi vaksin ini secara massal. Perusahaan sudah membangun pabrik dengan luar 20.000 meter persegi dalam tiga bulan dan siap melakukan pengujian pada 30 Januari 2021.

“Pabrik kami telah didesain untuk memproduksi 300 juta dosis per tahun. Kapasitas ini bisa memenuhi permintaan dalam negeri dan beberapa negara. Kami telah menjanjikan pada beberapa negara mereka akan menjadi prioritas vaksin kami seperti China,” jelas Yin Weidong.

“Jadi kapasitas pabrik 300 juta dosis vaksin ini akan disiapkan bagi beberapa negara dengan kasus corona tinggi, termasuk Indonesia,” tegasnya.

Berdasarkan hasil uji klinis fase 1 dan 2 yang melibatkan seribu relawan, vaksin Sinovac berhasil menciptakan antibodi pada 97% hingga 98% peserta. Saat ini perusahaan sedang melakukan uji klinis fase tiga. Sinovac mengklaim vaksin buatannya bisa bertahan selama 2 tahun.(nty)

 

0 responses to “Serangan Taliban Guncang Afganistan, 20 Orang Tewas

Close Ads X
Close Ads X