Gawat, Ada Ancaman Depresi! Rupiah Turun, IHSG Masih Menguat

Ilustrasi kinerja IHSG dan Rupiah.Ist

 

Medan | Jurnal Asia
Kinerja indeks bursa saham pada perdagangan pagi ini mengalami penguatan meskipun investor asing masih membukukan penjualan bersih.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat di level 5.344,43 dan sejauh ini masih mengalami penguatan dikisaran batas resisten 5.370.

“Kinerja bursa saham di tanah air mendapatkan dorongan penguatan dari membaiknya kinerja bursa global pada perdagangan sebelumnya,” ujar Analis Pasar Keuangan Gunawan Benjamin, Kamis (27/8/2020).

Baca Juga : Hari Ini, Kereta Api Jarak Menengah dan Lokal di Sumut Kembali Beroperasi

Sementara itu, Rupiah yang sekalipun sempat dibuka menguat namun pada perdagangan sejauh ini kembali mengalami tekanan dan diperdagangkan dikisaran 14.695 per US Dolar. Kinerja mata uang rupiah melemah dan masih berkonsolidasi dikisaran angka 14.700 per US Dolar.

“Dan selama perdagangan hari ini, Rupiah sepertinya masih akan berada di zona merah,” ucapnya.

Kabar buruk kembali menghantui pasar keuangan, salah satu negara di kawasan Amerika Selatan yakni Meksiko melaporkan pertumbuhan ekonomi dikuartal kedua yang minus 18.7%. Meksiko berpeluang masuk dalam jurang depresi karena pertumbuhan ekonomi Meksiko sudah minus sejak pertengahan tahun lalu.

Sementara itu, dari Laut China Selatan, kembali muncul kekhawatiran baru setelah China meluncurkan rudal untuk memperingatkan Amerika Serikat. Tembakan rudal tersebut menambah kegelisahan baru, padahal sebelumnya AS-China telah membuka dialog positif terkait hubungan dagang kedua negara.(nty)

 

 

0 responses to “Pasar Dibuat Bingung Hubungan AS-China, Rupiah dan IHSG Mampu Menguat

Close Ads X
Close Ads X