Nikmati Lebih Dari 30 Varian Sate Barberque di Shao Kao Medan

Sate Barbeque : Lebih dari 30 jenis sate berberque di Shao Kao Medan.Netty

Medan | Jurnal Asia
Bosan dengan menu yang itu-itu saja? Sepertinya sate ala barbeque harus dicoba. Biasanya sate disajikan dengan saus kacang maupun saus kecap, di Shao Kao Jalan Gatot Subroto Medan, lebih dari 30 varian sate yang dapat dinikmati dengan saus barbeque.

Pemilik Shao Kao Medan, Jacob Fong mengatakan, Shao Kao merupakan tempat makan berkonsep berberque yang pertama di Medan. Pengunjung bebas memilih sate yang disediakan mulai dari, sosis, bakso, daging, jagung, telur gulung hingga sayuran seperti, kangkung, jamur, kentang dan lainnya.

“Kurang lebih ada sekitar 30 varian sate yang bisa dicoba di sini. Sebelumnya kita sudah buka di kompleks Cemara Asri dan respon masyarakat sangat luar biasa dalam sehari bisa habis sampai 1.500 tusuk sedangkan di sini karena baru sekitar sebulan dibuka, per harinya sekitar 800 tusuk sate,” katanya di Shao Kao (eks Sowe Bistro) Medan, Jumat (12/4).

Dilanjutkan, pertama membuka dengan konsep barbeque ada sedikit kekhawatiran tidak diterima oleh masyarakat karena yang lebih populer saat itu adalah oriental barbeque. Namun karena pada prinsipnya masyarakat Medan suka makan dan cenderung suka mencoba sesuatu yang baru, masyarakat menerima dengan konsep seperti ini.

Saat ini, di Indonesia sudah ada sekitar 13 cabang Shao Kao di mana Jakarta ada 6 cabang, Surabaya, Malang, Cikarang, Makassar, Pontianak, Palembang dan Medan. Medan adalah kota kedua yang memiliki outlet lebih dari satu.

Yang istimewa dari sate barberque ini, lanjutnya, selain bahan satenya yang segar, sate dipanggang dengan dua pilihan rasa, manis dan asin. Tapi biasanya, masyarakat lebih cenderung memilih rasa manis.

Selain itu, ada bumbu khusus yang langsung didatangkan dari Tiongkok yakni jinten. Pengunjung bisa menaburkan bumbu pendukung ini di sate untuk menambah rasa.

Dari berbagai macam sate yang disediakan, semua menjadi favorit pembeli. Tapi yang paling spesial adalah daging salami, daging sapi dibalut dengan jamur, salada dan ditaburi salami.

“Medan pasar yang bagus. Dengan harga sate mulai dari Rp7.000-25.000 per tusuk kita berharap dalam sehari bisa menghabiskan sekitar 1.600 tusuk. Sate di sini dipastikan halal,” tandasnya.(nty)