Wabah Corona, Pemerintah Siapkan Program Beri Insentif ke Warga Terdampak Ekonomi

Kepala Pelaksana Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumut Riadil Akhir Lubis. Ist

Medan | Jurnal Asia
Wabah corona yang sedang melanda tanah air, berdampak lesunya perekonomian yang menimbulkan keresahan masyarakat.

“Pemerintah sangat memahami sekali dampak daripada Covid-19. Tentunya bapak presiden dan pemerintah provinsi (Sumut) sudah memikirkan dan akan melaksanakan bagiamana penanganan dampak ekonomi dan sosial,” kata Kepala Pelaksana Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Riadil Akhir Lubis, Selasa (24/3/2020).

Menurutnya wabah corona juga memukul kegiatan ekonomi masyarakat. “Yang paling berdampak secara ekonomi adalah unit-unit koperasi kecil dan menengah, pedagang asongan, ojek online, warung-warung Tegal, tukang Beca, supir angkot, supir taksi, kedai kopi dan sebagainya ini sudah menjadi perhatian pemerintah,” ujarnya.

Baca Juga : Melonjak Drastis, Pasien OPD Covid-19 di Sumut Capai 1391 Orang

Menurut Riadil, pemerintah akan memberikan semacam insentif kepada masyarakat-masyarakat yang terdampak ekonomi dan sosial. “Pemerintah sedang menyiapkan program jaring pengaman sosial atau Social Safety Net. Karena banyak lokasi yang kita tutup sementara sehingga aktivitas ekonomi,” imbuhnya.

Diketahui, semakin merebaknya Covid 19 di Indonesia, pemerintah menyarankan agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah untuk mencegah penyebaran corona.

Alhasil, sejumlah lokasi pusat perekonomian seperti kuliner, rumah makan, lokasi hiburan malam, lokasi pariwisata tutup sementara, termasuk di Medan, Sumut.

Hingga, Selasa (24/3/2020) sore, penyebaran wabah virus corona di Sumut mengalami kenaikan angka yang sangat drastis.

Tercatat, pasien Orang Dalam Pengawasan (ODP) Covid 19 di Sumut, sebanyak 1391 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 53 orang dan pasien Positif Covid-19 berjumlah 8 orang.(wo)