Dari 17.000 Laporan Pungli, Hanya 71 OTT

Jakarta – Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) di berbagai daerah menunjukan kinerja meski masih minim. Baru ada 71 operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Satgas Saber Pungli di pusat dan daerah meski sudah ada 17.000 laporan yang masuk.

“Di pusat ada sekitar lima OTT, di daerah ada 66 OTT yang berhasil dilakukan upaya tangkap tangan. Saat ini dilakukan penyusunan kegiatan untuk 2017 yang akan disesuaikan dengan anggaran yang ada sekitar Rp 50-60 miliar untuk tim Satgas pusat,” kata Kabag Penum Polri Kombes Martinus Sitompul di Mabes Polri Jumat (6/1).

Anggaran untuk daerah, masih kata Martinus, diharapkan datang dari tiap daerah, pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota.

“Kegiatannya yaitu penyelidikan, penindakan, pencegahan, dan yustisi. Ini didanai dan anggaran disiapkan. Tahun ini juga ada upaya sosialisasi pencegahan yang dilakukan melalui tatap muka, pertemuan, juga FGD,” sambungnya.

Jangan sampai Satgas berhenti di tengah jalan atau terkendala karena tidak ada anggaran. Satgas harus didorong untuk tetap ada dan eksis untuk melakukan upaya penindakan disamping upaya pencegahan.

“Laporan sejauh ini bisa lewat empat jalur. SMS di 1193, call center 193, website Satgas Saber Pungli, atau datang sendiri ke Satgas di pusat atau UPP di daerah,” sambungnya.

Sejauh ini ada sekitar 17.000 la­poran pengaduan dari berbagai jalur itu. Dari 17.000 itu dipilah dan dipilih ma­na yang bisa ditindaklanjuti mana yang pendalaman untuk penyelidikan. Ju­ga mana yang tidak bisa diteruskan.(bs)