Dalam Kondisi Lumpuh, Adik Tega Buang Kakak Kandung

Medan – Dalam kondisi tubuh mengalami kelumpuhan, Esti br Simamora (40) terbaring lemah di depan rumah toko (ruko) milik warga Jalan Mandala By Pass, TSM I, Medan Denai, Minggu (8/1).

Ketika diwawancarai wartawan, Esti yang masih lemah itu meng­ungkapkan jika ia dibuang oleh adik kandungnya sendiri yang tinggal di Jalan Garuda, Perumnas Mandala, Percut Sei Tuan.

“Saya memiliki satu anak yang berusia 5 tahun. Sedangkan suami saya telah meninggal dunia sejak setahun lalu. Semenjak suami saya meninggal, saya tinggal dengan adik saya. Setiap hari saya dimarahi,” ungkapnya dengan sesak.

Dikisahkan janda malang itu, kelumpuhan yang dialaminya terjadi usai melahirkan anak pertamanya.

“Saya mengalami lumpuh ketika melahirkan anak saya. Dimana awal­nya tangan dan kaki saya lemah, dan akhirnya saya tidak bisa berjalan lagi dan hanya terbaring di tempat tidur. Karena kondisi saya begini, makanya saya dibuang adik saya,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Warga sekitar, Iyet (50) me­ngatakan jika wanita itu sudah 2 hari terbaring di lokasi. “Wanita itu sudah 2 hari terbaring di situ bang. Seorang tukang becak yang meletakkannya,”kata warga itu.

Amatan Jurnal Asia, hingga Ming­gu malam, wanita malang itu masih terbaring lemah di depan pintu ruko milik warga. Terlihat juga warga datang menghampirinya memberi makanan sembari bertanya.
(mag-05)