Club Polonia Ball Star Juarai Event Basket 3X3

Foto Bersama : Pemain Club Polonia Ball Star foto bersama dengan Danlanud Suwondo, Kol.Pnb Dirk Portje Lengkey (tengah) pada penyerahan hadiah basket 3X3 di GOR Lanud, Minggu (7/4) malam.Ist

Medan | Jurnal Asia
Club Polonia Ball Star berhasil merebut piala Kejuaran Danlanud di event basket 3X3 setelah mengalahkan CSP di final dengan skor 13-16 poin. Kompetisi basket yang dimulai sejak 5 sampai 7 April 2019 ini diikuti 34 tim dari Medan dengan kategori U-23.

Pelatih Club Polonia Ball Star, Sudyanto mengatakan, pemain basket 3X3 dari Medan banyak yang berbakat. Begitupun,  harus banyak belajar dari pemain di luar Sumatera Utara, bukan berarti pemain asal Sumatera Utara tidak bisa bersaing.

Apalagi, kata dia, dalam menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 mendatang, banyak hal yang harus diperbaiki. Baik itu dari segi infrastuktur seperti, dari lapangan ataupun bola harus diperbaiki.

“Kita harus banyak bermain dan belajar lebih keras lagi sehinga siap bertanding di PON 2020. Selain itu, diharapkan event seperti ini rutin digelar, agar pemain terbiasa dalam menghadapi pertandingan,” katanya seusai pertandingan final di GOR Lanud, Minggu (7/4) malam.

Sebenarnya, sambungnya, jika dilihat untuk pemain basket 3X3 di Sumatera Utara, rata-rata dari pemain 5 on 5 di mana dasarnya sudah terbentuk. Mereka masuk ke 3X3 itu tidak gampang karena harus lebih keras dari pada basket yang biasa tetapi secara basic pemain Sumut sudah bagus tetapi harus diasah lagi agar menjadi lebih bagus.

“Club Polonia Ball Star berhasil menjadi juara satu di event ini dan itu karena memang kita layak menjadi juara. Kami berharap, tim ini lebih solid, lebih banyak pemain sehingga bisa menambah jam terbang dan lebih berpengalaman,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu atlet dari Club Polonia Ball Star, Fery Wibowo menambahkan, mereka optimis bisa menang dalam event tersebut. Meski awalnya agak canggung karena tim lawan bermain sangat bagus.

“Tapi tim kita percaya diri sehingga lebih bersemangat dan lebih ngotot bermainnya sehingga menjadi juara. Dengan adanya event ini, para pemain lebih dilatih skill individunya, saling berkomunikasi dengan teman yang lain, saling berkomunikasi sehingga lebih kompak bermain basket,” tukasnya.(nty)