Waspada! Kemenkes Ingatkan Pemerintah Daerah Ancaman DBD, Jangan Biarkan Air Tergenang

Petugas melakukan fogging di pemukiman warga Desa Cinta Rakyat Kecamatan Percut Sei Tuan. Ist

Jakarta | Jurnal Asia
Curah hujan tinggi dan berlangsung hingga berhari-hari membuat beberapa titik di Indonesia mengalami banjir.

Air yang tergenang membuat daerah tersebut memiliki kemungkinan terkena demam berdarah dengue (DBD) yang tinggi.

“Daerah terdampak banjir juga harus kita waspadai. Tentunya koordinasi dan penguatan kapasitas daerah kita minta,” ujar Oscar Primadi, Sekjen Kementerian Kesehatan saat ditemui di Gedung Kementerian Kesehatan, Jumat (25/1).

Oscar menambahkan, di musim penghujan memang endemis DBD terjadi di semua wilayah sehingga diharapkan masyarakat terutama pemerintah daerah untuk waspada. Dinas kesehatan diminta untuk bergerak dengan cepat agar angka kejadian DBD bisa ditekan.

Salah satu upaya yang dilakukan untuk pencegahan DBD yakni mengedukasi masyarakat mengenai perilaku hidup sehat, meski di daerah terdampak banjir sekalipun.

“Jangan biarkan air tergenang, jangan biarkan tumbuhnya jentik nyamuk, sekali lagi itu harus kita cegah dari hulu. Seandainya ini memang mampu, kita cegah dari hulu,” tambahnya.

Fogging

Sebelumnya, mengantisipasi wabah penyakit demam berdarah (DBD) di musim pancaroba unsur Muspika Percut Sei Tuan mengadakan fogging di Desa Cinta Rakyat, Jumat (4/1/2019).

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Faidil Zikri menjelaskan kegiatan fogging atau yang dikenal pengasapan ini digelar di Dusun 1, Dusun 2, Dusun 5 dan Dusun 9 Desa Cinta Rakyat Kecamatan Percut Sei Tuan.

“Fogging ini dilakukan untuk mengantisipasi penyakit DBD, sebab beberapa warga dilaporkan terserang penyakit DBD,” katanya.

Ia menuturkan ada 5 orang warga di Desa Cinta Rakyat yang diduga terkena penyakit DBD yakni Sahnaz Antika Asni (15), Wanda Azzuhri (16), Dewi (34), Rusiani (35) dan Lena (37). Kelimanya saat ini masih menjalani perawatan medis.

“Kita juga mengimbau masyarakat agar memperhatikan kebersihan lingkungan untuk menghindari datangnya penyakit,” tandasnya.(detik/wo)