Presiden Ingatkan Pemimpin Jaga Kedamaian Jelang Pemilu

Sejumlah relawan menghadiri acara Jokowi Lantik 7000 Jokowi di kawasan industri Sentul, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/11/2018). Jokowi Lantik 7000 Jokowi yang diselenggarakan Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) dengan relawan dari berbagai profesi dan kalangan se-Kabupaten Bogor tersebut sebagai bentuk dukungan dan konsolidasi pemenangan pasangan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin pada Pemilihan Presiden 2019. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/wsj.

Surabaya | Jurnal Asia

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan para pemimpin di daerah untuk menjaga kedamaian menjelang pemilihan umum (Pemilu) yang berlangsung setiap lima tahun. Jangan sampai pemilihan umum membuat warga tidak saling sapa.

“Ini tugas pemimpin-pemimpin di daerah dan semuanya untuk mengingatkan bahwa setiap 5 tahun sekali pasti ada pesta demokrasi,” kata Presiden Jokowi, usai menutup Rapat Pimpinan Nasional 2018 Kamar Dagang dan Industri Indonesia, di Surakarta, Rabu (28/11).

Kepala Negara menyebutkan pemilihan umum itu baik pemilihan bupati/walikota, pemilihan gubernur maupun pemilihan presiden.

“Setiap saya berkomunikasi dengan masyarakat, ke daerah, ke kampung, desa, saya sampaikan jangan sampai karena pilihan bupati, pemilihan walikota, gubernur, presiden berbeda pilihan, nggak sapa antartetangga, antardesa, antarmajelis taklim, itu kesalahan besar,” kata Jokowi pula.

Ia sudah menyampaikan berkali-kali bahwa tidak saling sapa saja tidak benar, apalagi sampai membunuh yang merupakan kekeliruan besar.

“Ini tugas pemimpin-pemimpin di daerah dan semuanya untuk mengingatkan bahwa setiap 5 tahun sekali pasti ada pesta demokrasi, baik pemilihan bupati, gubernur, presiden, ini akan ada terus,” kata Jokowi.
(rep/rol)