Medan Great Sale 2019 Jadi Ajang Tarik Wisatawan Kunjungi Medan

Kerjasama : Executive Director Grab Indonesia, Ongki Kurniawan (kanan-kiri) melakukan penandatangan kerjasama Medan Great Sale dengan General Manager AP II, Bayuh Iswantoro dan Kadis Pariwisata Kota Medan, Drs Agus Suriyono, Senin (18/3).Netty

Medan | Jurnal Asia
Dinas Pariwisata Kota Medan menggandeng Angkasa Pura II cabang Kualanamu dan Grab menggelar Medan Great Sale 2019. Event dalam meningkatkan digitalisasi ekonomi kreatif dan industri pariwisata di Medan ini diharapkan menjadi ajang daya tarik agar wisatawan domestik dan mancanegara berkunjung ke Medan.

Kadis Pariwisata Kota Medan, Drs Agus Suriyono mengatakan, Pemko Medan terus berupaya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan datang ke Medan. Dari hari ke hari pihaknya berbenah baik dari segi ikon wisata ataupun event-event yang menarik salah satu contohnya ialah Medan Great Sale.

Medan Great Sale merupakan inovasi dari Dinas Pariwisata Medan dengan tujuan mengerakkan perekonomian masyarakat melalui kunjungan wisatawan. Direncanakan, kegiatan ini dilakukan dua kali sepanjang 2019 yakni 18-31 Maret dan 1-14 Juli 2019.

“Event Medan Great Sale 2019 ini banyak paket promo menarik yang ditawarkan dari berbagai merchant, pusat perbelanjaan, hotel, restoran, tempat wisata, industri serta usaha jasa lainnya yang ada di Kota Medan,” katanya di Medan, Senin (18/3).

Event kali ini, kata dia, sedikit lebih berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Karena di tahun ini Medan Great Sale akan lebih mengedepankan sektor pariwisata dan digitalisasi ekonomi kreatif.

General Manager AP II, Bayuh Iswantoro menambahkan, dengan membawa visi Smart Airport dan selaku pintu gerbang tujuan pariwisata akan ikut berperan serta dalam mempromosikan pariwisata Kota Medan, baik kepada turis lokal maupun internasional. Bersama dengan Grab, selaku official mobile platform yang akan membantu transportasi para wisatawan pengguna jasa bandara lnternasional Kualanamu untuk berwisata di Kota Medan.

Executive Director Grab Indonesia, Ongki Kurniawan mengungkapkan, Grab telah menjadi aplikasi yang dibutuhkan dan selalu digunakan oleh warga Kota Medan. Baik itu digunakan sebagai penyedia jasa transportasi, pemesanan makanan, maupun pengiriman barang, turut mendukung pariwisata Kota Medan.

“Grab telah hadir di beberapa ikon-ikon Kota Medan dengan memberikan fasilitas-fasilitas umum yang dapat dinikmati oleh warga Kota Medan serta wisatawan domestik dan mancanegara. Diantaranya seperti, Shelter, Charging Station, dan Pick-up atau Drop-off Point di beberapa lokasi seperti Istana Maimun, Merdeka Walk, Brastagi Supermarket dan Thamrin Plaza,” ujarnya.

Selain membantu mobilisasi para turis, lanjutnya, Grab Express dan cashless Payment bisa digunakan untuk membantu memudahkan para pelaku ekonomi kreatif yang sedang berkembang. Dengan adanya Grab Express dan cashless Payment, proses pengantaran barang dan melakukan pembayaran akan menjadi lebih mudah, praktis dan cepat.(nty)