Iran Dituduh Tembak Jatuh Pesawat Ukraina, Korban Jiwa 176 Orang

 

PM Kanada Justin Trudeau. Net

Kanada | Jurnal Asia
Pesawat Ukraina yang jatuh pada hari Rabu (8/1/2020) kemarin, diduga ditembak jatuh oleh dua rudal permukaan ke udara buatan Rusia (SA-15).

Tuduhan ini disampaikan seorang pejabat Amerika Serikat (AS) yang akrab dengan intelijen. AS melihat sinyal-sinyal radar Iran mengunci jetliner, sebelum ditembak jatuh. Pagi setelah kejadian itu, analis AS menemukan data tetapi butuh satu hari lagi untuk memverifikasi.

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau berharap penyelidikan menyeluruh akan menghasilkan jawaban mengapa jet Ukraina International Airlines yang terikat di Kiev jatuh setelah lepas landas dari Teheran pada hari Rabu.

“Saya bersedia berbicara dengan siapa pun untuk mendapatkan jawaban,” kata Trudeau dalam pidato televisi dari Ottawa seperti dilansir lewat CNN.

Dari 176 orang yang terbunuh, 63 adalah Kanada. Trudeau tidak akan mengatakan jika AS berperan dalam kecelakaan pesawat

“Bukti menunjukkan bahwa inilah kemungkinan penyebabnya, tetapi kita perlu memiliki investigasi yang lengkap dan lengkap dan kredibel untuk menetapkan apa yang terjadi. Itulah yang kami minta dan itulah yang kami harapkan akan terjadi.”

“Masih terlalu dini untuk menarik kesimpulan,” kata Trudeau kemudian, menambahkan bahwa perlu ada penyelidikan menyeluruh terlebih dahulu,” sambungnya.

Trudeau mengatakan Kanada memiliki intelijen yang menunjukkan pesawat itu ditembak jatuh oleh rudal darat-ke-Iran. Intelijen dari sumber mereka sendiri dan sekutu Kanada yang menunjukkan penerbangan 752 Maskapai Penerbangan Internasional Ukraina ditembak jatuh oleh rudal darat-ke-udara Iran.

“Ini mungkin tidak disengaja,” kata Trudeau hari ini, menambahkan bahwa mitra internasional harus dilibatkan dalam penyelidikan.

Trudeau menambahkan “Sangat penting bahwa ada investigasi yang menyeluruh dan kredibel,” imbuhnya.

Dikatakan Trudeau, otoritas Iran telah mengindikasikan bahwa mereka ingin menyimpan kotak hitam pesawat di dalam negara itu.

Pesawat Ukraina berpenumpang 176 orang jatuh di Parand, wilayah barat daya Teheran, Rabu (8/1/2020) pagi waktu setempat.

Pesawat berjenis Boeing 737-800 itu jatuh tak lama setelah lepas landas dari Bandara Internasional Imam Khomeini, Teheran, Iran. (wo)