Poltekpar Medan Wisuda 363 Mahasiswa

 

Menteri Pariwisata Arief Yahya menghadiri acara wisuda Poltekpar Medan, Kamis (18/7).Netty

Medan | Jurnal Asia
Menteri Pariwisata, Arief Yahya hadiri acara wisuda Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Medan. Sebanyak 363 mahasiswa dan mahasiswi yang diwisuda di Hotel Santika Medan, Kamis (18/7).

Mahasiswa yang diwisuda terdiri dari 37 orang lulusan Diploma IV dan 326 orang lulusan Diploma III. Wisudawan terbaik tahun 2019 adalah Letare Ulima dengan IPK 3.57 (Predikat : Terpuji) dari Program Studi Manajemen Patiseri (MPI) anak dari
Robinson Siregar.

“Sektor wisatawan harus terus digenjot karena sangat menjanjikan. Bukan hanya infrastruktur, Sumber Daya Manusia (SDM) harus terus dibekali ilmu. Dan Poltekpar Medan ini telah melahirkan SDM yang berkompeten di bidang pariwisata,” katanya pada Wisuda XXI Poltekpar Medan bertema Qualified and Competitive Graduates In Digital Tourism 4.0 Era”.

Arief berpesan, agar lulusan Poltekpar Medan dapat mengaplikasi ilmu yang didapat di bangku kuliah. Dan diharapkan sebagai kaum milenial dapat memajukan pariwisata di Indonesia khususnya Sumut seperti Danau Toba.

Direktur Poltekpar Medan, Anwari Masatip mengungkapkan, pariwisata di Indonesia sedang menjadi pembicaraan dunia karena tingkat pertumbuhan, peluang tenaga kerja. Serta peningkatan devisa bagi negara yang jumlahnya luar biasa signifikan dan sekolah pariwisata memiliki peminat yang banyak.

Berdasarkan dari hasil tracer study sebanyak 77 persen telah bekerja di sektor pariwisata dan sisanya 23 persen dalam proses menunggu mendapatkan pekerjaaan selama 3,5 bulan kedepan.

“Poltekpar Medan terus berupaya meningkatkan kualitas SDM. Sertifikasi dalam bidang pariwisata juga terus kami laksanakan guna mendukung mahasiswa untuk masuk ke dalam dunia kerja melalui Lembaga Sertifikasi Profesi P 1 Poltekpar Medan,” ujarnya.

Dan salah satu upaya dalam menjalankan tugas sebagai Centre of Excelent untuk mendukung pengembangan pariwisata Danau Toba, lanjutnya, pihaknya melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat Poltekpar Medan difokuskan di kawasan tersebut.

“Dengan terjun langsung ke kawasan Danau Toba, mahasiswa akan lebih banyak belajar dan mengetahui apa yang harus mereka kembangkan di sana,” tuturnya.

Deputi Bidang Pengembangan Industridan Kelembagaan, Dra. Ni Wayan Giri Adnyani, M.Sc menambahkan, formulasi 3 C yakni, Curriculum, Certification, and Centre of Excelent jika dijalankan dengan baik maka akan menghasilkan sumber daya manusia yang baik.

“Dalam wisuda ini, saya bangga terhadap prestasi putra-putri Poltekpar Medan dan ia yakin mereka akan memiliki karir dalam dunia pariwisata. Karena saat ini pariwisata merupakan salah satu penghasil devisa tertinggi di negara Indonesia,” pungkasnya.(nty)