Pasca Erupsi Gunung Sinabung, BNPB Pusat Turunkan Tim Anev

 

Pasca erupsi Sinabung, Bupati Karo Terkelin Brahmana puji langkah BNPB yang menempatkan kembali Tim Anev. Herman

 

Karo | Jurnal Asia
Pasca erupsi Gunung Sinabung, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI menurunkan tim analisa dan evaluasi (Anev) ke Kabupaten Karo.

“Dampak erupsi yang sudah lewat itu, ternyata, melebar dan menyentuh pihak BNPB pusat, hal ini terlihat ditugaskan kembali ke Tanah Karo Kolonel Inf Yufti Senjaya sebagai bagian dari anev (memonitor setiap perkembangan Gunung Sinabung,” ujar Kalak BPBD Karo Martin Sitepu saat menerima kedatangan Tim Anev BNPB Pusat, yang meninjau kantornya di Kabanjahe, Rabu (19/6/2019).

Menurut Martin, peninjauan ini untuk melihat kelengkapan meubiler di dalam ruangan kantor BNPB. “Apa saja yang belum ada akan kita fasilitasi, sesuai instruksi Bupati karo kepada kita. Iya minimal kita adakan misal kursi dan meja,” ujarnya.

Rencana, bila meubiler, sudah terisi kedepan kantor BNPB akan segera dapat pakai , dalam setiap kegiatan rapat maupun berhubungan segala kegiatan yang berkaitan dengan Gunung Sinabung.

Sementara Bupati Karo menyampaikan apresiasi kepada pihak BNPB pusat, dimana pihak BNPB masih peka melihat situasi dan kondisi akibat erupsi Gunung Sinabung yang sewaktu waktu tidak terdeteksi meletus.

Menurut Terkelin, langkah yang diambil oleh pihak BNPB yang menempatkan kembali Kolonel Inf Yufti Senjaya sebagai tim Anev, dirinya menilai suatu kebijakan  yang bagus, yang dilakukan pihak pusat BNPB, adalah sangat tepat dan cepat.

“Untuk itu, alangkah baiknya Kolonel Inf Yufti Senjaya berada di Kab Karo, sekaitan meubilernya agar kantor tersebut berfungsi kedepan, kita sudah kordinasikan bersama bagian umum dan bank Sumut, supaya segera diadakan,” pintanya.

Dalam kesempatan yang sama Kabag Umum Tammat Purba mengatakan sesuai instruksi pihaknya akan memasukkan meubiler yaitu bangku meja panjang sebanyak 4 (empat) buah dan kursi sebanyak 50 (lima puluh) buah. (Herman/wo)