Festival Bunga dan Buah di Berastagi, Omset Pedagang Bunga Meningkat Drastis

Salah satu stand kampung bunga dari pedagang bunga Desa Raya Kecamatan Berastagi. Herman

Karo | Jurnal Asia
Festival Bunga dan Buah merupakan ungkapan terima kasih para petani kepada Tuhan atas panen buah, sayuran, dan bunga yang berlimpah di seluruh kabupaten yang ada di Tanah Karo.

Dulu, festival ini disebut Pesta Syukur dan itu berfungsi sebagai ritual agama. Kini, acara ini digelar untuk mempromosikan potensi-potensi unggulan di Tanah Karo, serta wadah meningkatkan perekonomian rakyat yang nantinya akan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Tanah Karo mulai terwujud.

Salah seorang pedagang bunga dari Desa Raya alias  “Desa Seribu Bunga”  Junaidi Keteren (43)  di stand Kampung Seribu Bunga Taman Mejuah-juah mengaku pendapatannya meningkat cukup signifikan pada sehari sebelum gelaran festival .

“Event seperti sekarang ini maunya digelar secara berkesinambungan. Kalau perlu sebulan sekali, Jangan nantinya hanya sekali ini saja,” ujar Ketaren yang juga ketua Kelompok Tani Pengiapen desa Raya,Minggu (07/07/2019).

Pesan Ketaren, kedepannya dirinya  berharap ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten Karo melalui OPD dinas terkait agar memberikan bantuan dalam hal permodalan dan promosi

” Kita butuh memamerkan bunga-bunga hasil dari Desa Raya agar di ketahui orang, bahwa Desa Raya di Kab Karo sebagai penghasil  bunga terbanyak seperti yang didengungkan selama ini. Desa Raya kiranya dapat sentuhan dari Pemkab Karo agar menjadi contoh desa terbaik dengan desa seribu bunga di Kabupaten Karo,” ujarnya.

Terpisah Bupati Karo Terkelin Brahmana mengapreisasi Melompok Tani Pengiapen tersebut, yang selalu berusaha memajukan bunga dari Desa Raya.

“Kedepan akan kita smapaikan kembali kepada dinas terkait baik DPMD dan Camat Berastagi agar duduk satu meja untuk mencari jalan keluar sesuai harapan kelompok tani tadi, bahwa mereka kekurangan modal,” ujarnya.

“Sebenarnya, tinggal kerjasama antara perangkat desa/kepala desa dengan camat dan dinas DPMD terkait  yang membawahi pengelolaan desa, kedepan akan menjadi lebih baik jika komuniksi ditingkatkan” pungkasnya.(Herman/wo)