Triwulan II 2019, Produksi Jeruk di Sumut 171.569,7 Ton

 

Seorang pedagang jeruk sedang merapikan dagangannya.Ist

Medan | Jurnal Asia
Di triwulan II 2019 produksi jeruk siam atau keprok di Sumatera Utara (Sumut) mencapai 171.569,7 ton dari areal lahan panen seluas 5.349,5 hektar. Produksi yang dihasilkan berasal dari tanaman 2.139.810 pohon dengan produktifitas 320,72 kwintal per hektar.

Kadis Ketahanan Pangan dan Hortikultura Sumut melalui Kasi Program, Yuspahri Perangin-angin mengatakan, produksi jeruk yang dihasilkan adakah jeruk siam atau keprok. Tidak ada rincian per jenis jeruk.

Ia merinci, dari 33 kabupetan per kota di Sumut, penghasil buah jeruk hanya 18 kabupaten. Terbanyak produksinya yaitu Kabupaten Karo sebanyak 82.938 ton, Simalungun 61.015 ton, Dairi 11.397 ton, Tapanuli Utara 8.073 ton, Haumbahas 4.544 ton, Phakpak Barat 1.850 ton, Madina 1.119 ton, Tobasa 322,1 ton, Tapsel 192,8 ton, Asahan 58,8 ton.

Kemudian, Sergai 33,4 ton, Labusel 6 ton, Gunung Sitoli 5,4 ton, Nias 4,1 ton, Nisel 3,4 ton, Samosir 2,5 ton, Samosir 2,5 ton, Tebing Tinggi 2,4 ton dan Labuhan Batu 0,8 ton.

Menurutnya, tanaman buah jeruk rentan terhadap serangan hama lalat buah seperti yang terjadi di Karo beberapa waktu lalu. Lahan yang terserang hama lalat buah , maka petani melakukan gerakan missal untuk mengendalikan hama agar tidak berkembang.

Saat ada serangan hama lalat buah, kata dia, pihaknya memberikan sarana agar alat perangkap lalat buah agar ulat-ulat yang jahat itu jatuh dan ditanam, setelah lebih dulu dibakar. Alat Perangkap lalat buah itu diperoleh dari Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut.

Pantaua di sejumlah pasar tradisional harga jeruk sesuai ukuran. Harganya beragam mulai ukuran kecil paling murah Rp8.000 per Kg hingga Rp35.000 per kg untuk ukuran besar. Sedangkan di pasar modern mulai Rp17.000 per kg.

Seorang pedagang buah di pasar Petisah, R Sitepu mengaku, ia menjual buah jeruk dari Karo mulai dari ukuran kecil hingga besar. Untuk pasokan di pasar cukup banyak dan kualitasnya cukup baik.

“Jeruk yang jual asli dari Karo paling murah Rp8.000 per Kg hingga ukuran besar Rp 25.000 per Kg. Rasanya manis dan segar,” pungkasnya.(nty)