Pengusaha Musiman Kue Keranjang Kebanjiran Order

Kue Keranjang : Sejumlah pekerja sedang membuat kue keranjang di Jalan Merbau Medan.Netty

Medan | Jurnal Asia
Pengusaha musiman khususnya pembuat kue keranjang atau bakul selalu kebanjiran order jelang Imlek setiap tahunnya. Sama halnya dengan produsen kue keranjang di Jalan Merbau Medan milik Ahai Ng dan Lisa.

Diakui Ahai, Seminggu jelang Imlek, dirinya selalu kebanjiran order. Namun, dari tahun ke tahun
penjualan terus mengalami penurunan.

“Ini merupakan bisnis turun temurun dan kami merupakan generasi ke empat sejak 1976. Untuk penjualan memang kerap mengalami penurunan dan tahun ini penurunan karena tingkat orderan yang menurun hampir 50 persen dari tahun-tahun sebelumnya,” kata Lisa, Jumat (1/2).

Harga penjualan sendiri, katanya, disesuaikan dengan kondisi pasar, jika bahan baku mengalami penurunan, maka kue bakul yang dijual akan diturunkan, begitu juga dengan sebaliknya. Harga kue dimulai dari Rp40 ribuan.

Kue Keranjang

“Yang beli kue keranjang ini bukan hanya dari Medan tetapi juga dari luar kota. Meski bisnis penjualan kue bakul mulai sepi, kami masih tetap ingin menjalankan bisnis ini,” tandasnya.

Senada dikatakan pengusaha kue keranjang di Jalan Bambu I Medan, Cin Sin. Bisnis turun temurun ini sudah dijalankan selama 35 tahun dan memproduksi kue keranjang setiap menjelang Imlek.

“Kalau melihat dari tahun-tahun sebelumnya, masyarakat selalu membeli kue bakul itu jelang Imlek. Yang ramai itu sekitar H-3 bahkan H-1 jelang Imlek karena masyarakat lebih menyukai kue keranjang yang masih baru,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, Kue Keranjang di tempatnya dijual per kotak ada yang berisi dua buah, empat buah hingga delapan buah yang dijual dengan harga mulai Rp 40ribuan tergantung dari ukuran dan banyak Kue Keranjangnya.

“Untuk permintaan kue keranjang ini tiap tahunnya masih sama. Biasanya permintaan akan cukup banyak dilakukan oleh pasar tradisional ataupun modern,” terangnya.(net)