Investasi Infrastruktur Tetap Dorong Pertumbuhan Ekonomi Sumut di 2019

Infrastruktur : Infrastruktur tol yang ada di Sumatera Utara.Ist

Medan | Jurnal Asia
Ekonomian Sumatera Utara di tahun 2018 tumbuh 5,18 persen lebih tinggi dibanding capaian tahun 2017 sebesar 5,12 persen. Bank Indonesia memperkirakan momentum perbaikan ekonomi Sumatera Utara terus berlanjut.

Direktur BI Kantor Perwakilan Sumut, Andiwiana S mengatakan, pada tahun 2019, pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara diperkirakan akan mengalami perbaikan. Hal ini terutama ditopang oleh kuatnya permintaan domestik.

Dari sisi daya beli masyarakat, katanya, diperkirakan terus menguat seiring dengan peningkatan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan inflasi yang terjaga. Pelaksanaan Pemilu Legeslatif dan Pemilihan Presiden 2019 diproyeksikan akan mendorong kinerja konsumsi Lembaga Non Profit Rumah Tangga (LNPRT) dan konsumsi Pemerintah.

“Bersamaan dengan hal tersebut, Investasi diperkirakan akan terus tumbuh seiring dengan berlanjutnya pembangunan infrastruktur serta proyek-proyek strategis nasional,” katanya, Jumat (8/2).

Selain itu, dari sisi eksternal juga diperkirakan membaik, didorong oleh harga komoditas yang lebih stabik di tengah perekonomian global yang diprediksi melambat.

“Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara 2019 berada pada kisaran 5,1%-5,5% (yoy),” ucapnya.

Untuk 2018 sendiri, lanjut Andi, ekonomi Sumut ditopang oleh kinerja investasi dan konsumsi rumah tangga. Investasi tumbuh sebesar 10,25% (yoy) dengan kontribus 3,01% jauh lebih tinggj dibandingkan tahun 2017 sebesar 5,91% (yoy) dengan kontribusi 1,72%.

“Tingginya pertumbuhan investasi didorong oleh percepatan pembangunan infrastruktur di tahun 2018, seperti Pelabuhan Kuala Tanjung serta Jalan Tol Medan Kualanamu Lubuk Pakam Tebingtinggi,” terangnya.

Konsumsi Rumah Tangga juga menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi di tahun 2018. Sektor ini tumbuh 5.87% (yoy) dengan kontribusi 3,00% terhadap pertumbuhan tahunan. Realisasi ini didorong oleh daya beli masyarakat yang menguat.

Sebelumnya, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Syech Suhaimi mengatakan, ekonomi Sumut tumbuh positif di 2018. Jika diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas berlaku mencapai Rp741,19 triliun dan PDRB per kapita mencapai Rp51,42 juta.

“Di 2018 ini lebih cepat pertumbuhannya dibanding 2017. Dan trend bisnis kita bisa dikatakan pertumbuhannya menjanjikan sama dengan nasional,” pungkasnya.(nty)