Industri Sawit Tengah Diuji

SAMPING___Industri SAwit____truck_sawit2

Jakarta | Jurnal Asia

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution membuka program B20 (Biodiesel 20 persen), Rabu (27/1). Program ini merupakan campuran 20 persen biodiesel dengan 80 persen minyak solar yang dimanfaatkan untuk energi baru dan terbarukan.

Dalam sambutannya, Darmin menyatakan bahwa kelapa sawit merupakan ujian bagi Indonesia. Pasalnya, Indonesia saat ini di­tuntut untuk menghasilkan energi baru dan terbarukan serta mening­katkan kesejahteraan petani sawit.

“Kita melalui sejarah panjang di mana keunggulan tidak bisa dipertahankan. Kelapa sawit ini ujian kita apakah bangsa ini bisa mewujudkan upaya bersama antara para petani kelapa sawit perkebunan besar penghasil minyak kelapa sawit dan dihilirisasi dari kelapa sawit itu sendiri,” ujar Darmin di Gedung Dhanapala Jakarta, Rabu (27/1).

Menurut Darmin, apabila prog­ram ini berhasil dilaksanakan, maka diharapkan tingkat kesejahteraan petani akan dapat meningkat mengingat tingginya tingkat ke­butuhan minyak kelapa sawit. “Dengan berhasilnya program ini apalagi dengan permintaan kelapa sawit dunia, maka kita akan mendongkrak minyak dan menyejahterakan petani,” tandasnya.

Darmin menambahkan, prog­­ram B20 ini penting untuk segera diasosiasikan mengingat kebutuhan mendesak Indonesia terhadap energi baru dan terbarukan. “Kenapa ini penting, selain untuk menyosialisasikan juga memberitahukan karena banyak yang belum tahu dan mengajak semuanya untuk bersama-sama menyukseskan program b20,” ujar Darmin.

Menurut Darmin, roadshow terhadap program B20 ini juga perlu dila­­kukan untuk menghilangkan stigma negatif masyarakat Indonesia terhadap pelaksanaan program B20. “Kenapa harus ada roadshow? Selain sosialisasi, masyarakat kita kadang ada isu aneh kalau biosolar banyak akan berimbas ke mesin. Kita mau tunjukkan kalau ini baik-baik saja,” lanjut Darmin.

Darmin melanjutkan, program B20 ini nantinya juga akan ditetap­kan pada solar nonsubsidi. Hal ini penting untuk ditetapkan karena akan mendorong perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan petani sawit.

“Kita saat ini sudah melakukan untuk solar subsidi. Kita akan melakukan di semua solar se­hingga makin banyak biosolar yang dicampurkan ke solar. Dengan berhasilnya program ini apalagi dengan permintaan kelapa sawit dunia, maka kita akan mendongkrak minyak dan menyejahterakan petani,” tan­dasnya.
(okz)