Remaja Asal Medan yang Tenggelam di Danau Toba Ditemukan Meninggal Dunia

Tim SAR mengevakuasi jenazah korban tenggelam di Danau Toba. Ist

 

Medan | Jurnal Asia
Hari kedua pencarian yang dilakukan Tim SAR gabungan terhadap seorang remaja asal Medan yang hilang di pinggir Pantai Parbaba, Kabupaten Samosir, Danau Toba, akhirnya berhasil menemukan korban.

Selasa (28/4/2020) pagi tadi, Tim SAR menemukan korban Candra Simbolon (18), dalam keadaan sudah meninggal dunia. Korban ditemukan tak jauh dari lokasi tenggelam.

Baca Juga : Gula Pasir Dikucurkan dari Pusat, Bulog Sumut Kebagian 2.750 Ton

“Korban selanjutnya dibawa ke RSU Pangururan untuk dilakukan pemeriksaan medis/autopsi. Ops SAR ditutup dengan ditemukannya korban,” kata Humas Kantor SAR Medan Hisar Turnip.

Diketahui, korban dikabarkan hilang saat tengah mandi di pinggir Pantai Parbaba, Kabupaten Samosir, Danau Toba, Senin (27/4/2020) siang.

Informasi diperoleh wartawan, korban yang merupakan warga asal Kota Medan ini hilang sekitar pukul 12.20 WIB. Korban sendiri bersama dengan kedua rekannya yakni Yose Naibaho dan Pahu Ala Situmeang sudah berada di Danau Toba selama kurang lebih 1 Minggu.

Baca Juga : Indonesia Mulai Uji Coba Plasma Darah untuk Obat Covid-19

Hilangnya korban pertama kali diketahui oleh pengusaha Pantai Parbaba Danau Toba, Tommy, selanjutnya melaporkan hal kepada Camat Pangaruruqn dan selanjutnya diteruskan kepada Pos Search And Rescue (SAR) Danau Toba.

“Begitu korban hilang di Danau Toba,
Pos SAR Danau Toba langsung menuju lokasi untuk melakukan pencarian,” ungkap Humas Hisar Turnip.

Tim pencarian sendiri terdiri dari Basarnas, BPBD, Polsek Pangaruruan,dan dibantu oleh warga.(wo)

0 responses to “Duh, Prosesi Pemakaman Jenazah PDP Asal Medan Tuai Penolakan Warga di TPU Desa Salit! Ini Penyebabnya

Tinggalkan Balasan