Curi Sepedamotor di Minimarket Johor, Eks Napi Asimilasi Ambruk Diterjang Timah Panas Polisi

Kaki kedua tersangka ditembak polisi. Ist

 

Medan | Jurnal Asia
Dua orang residivis terkapar setelah diterjang timah panas saat usai disergap di Jalan Flamboyan Raya Kecamatan Medan Sunggal, Rabu (20/5/2020).

Kedua tersangka yakni AS alias Arif (30) warga lahan garapan Jalan Beo Desa Lau Dendang Kecamatan Percut Sei Tuan dan RR alias Romi (23) warga Jalan Sari Kecamatan Delitua, digulung polisi setelah melakukan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) milik karyawan di gerai minimarket Jalan Karya Wisata Kecamatan Medan Johor.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Ronny Nicholas Sidabutar menjelaskan dalam aksinya kedua tersangka menggasak 2 unit sepedamotor milik karyawan toko. Kejadian pertama terjadi tanggal 3 mei 2020, tersangka menggasak 1 unit sepedamotor Honda Beat.

Kejadian kedua terjadi tanggal 18 mei 2020 kemarin, korban karyawan toko kehilangan 1 unit sepedamotor Yamaha Vixion yang berada di parkiran.

“Mendapat laporan ini personel kemudian melakukan penyelidikan,” kata Kasat.

Baca Juga : Pemukiman Warga di Jl AR Hakim Diamuk Si Jago Merah, 8 Rumah Ludes

Dari hasil penyelidikan, Tim Opsnal Unit Ranmor Sat Reskrim Polrestabes Medan mendapatkan informasi bahwasanya adanya transaksi sepeda motor hasil curian di rumah makan Jalan Flamboyan Raya.

“Kedua tersangka lalu diamankan, barang bukti 1 unit sepedamotor (Beat) milik korban,” jelas AKBP Ronny.

Selanjutnya, personel melakukan pengembangan, namun kedua tersangka melakukan perlawanan. Dorr.. keduanya pun ditembak di bagian kaki.

Setelah dilumpuhkan dengan timah panas keduanya lalu dibawa polisi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diobati lukanya.

“Keduanya merupakan residivis kasus yang sama (pencurian). Tersangka Arif juga eks napi asimilasi yang baru saja bebas,” kata AKBP Ronny.

Akibat perbuatannya kedua tersangka kembali mendekam di balik jeruji. Mereka dikenakan Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun.(wo)

Tinggalkan Balasan