Operasi Caesar Dianggap Modus Klaim BPJS Kesehatan | Paling Banyak Biaya Dikeluarkan

Petugas BPJS melayani warga yang mendaftar Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) saat pelayanan pendaftaran keliling di Undaan, Kudus, Jawa Tengah, Rabu (21/6). Pelayanan pendaftaran keliling ersebut untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan mewujudkan jaminan kesehatan kepada masyarakat. ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho/aww/17.

Jakarta – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) mengeluarkan biaya sebesar Rp 3,8 triliun pada tingkat layanan Rawat Inap Tingkat Lanjut (RITL) dari bulan Januari hingga Juni 2017. Dimana Rp 1,39 triliun dari total biaya tersebut digunakan untuk membayar operasi Caesar.

Koordinator Advokasi BPJS Watch, Timboel Siregar mengkhawatirkan adanya kecurangan yang dilakukan oleh beberapa rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

“Ada kecenderungan rumah sakit dan dokter lebih cenderung menggunakan caesar dalam persalinan. Kendali mutu dan kendali biaya bisa juga diantisipasi oleh BPJS kesehataan. Saya pikir apa emang seluruh ibu-ibu yang mau melahirkan itu harus caesar,” kata dia.

Timboel berharap BPJS Center yang terdapat disetiap Rumah Sakit bisa berperan lebih aktif lagi untuk mencegah terjadinya kecurangan tersebut. “Ketika ada operasi caesar yang mau dilakukan, harusnya si BPJS Center harus datang tuh, bener ga, cek dulu apakah bener bahwa si ibu ini harus di caesar? persalinan biasa kenapa engga gitu loh,” tutur Timboel.

Menanggapi hal tersebut, Staf Ahli Direksi Bidang Komunikasi dan Partisipasi Masyarakat BPJS Kesehatan, Irfan Humaidi, mengatakan, BPJS Center memiliki dua peran, yaitu verifikasi klaim dan pelayanan peserta. Verifikasi klaim dilakukan untuk memverifikasi klaim yang diterima dari Rumah Sakit untuk memastikan bahwa biaya yang dikeluarkan sesuai dengan ketentuan.

“Pelayanan udah selesai, diklaim ke kita, kita cek satu persatu itu apakah biayanya sesuai ketentuan atau tidak,” kata Irfan

Sementara dalam peran pelayanan, BPJS Center bertanggung jawab untuk menindaklanjuti data pengaduan pelayanan. BPJS Center akan membicarakan pengaduan tersebut dengan manajemen rumah sakit. Menurut Irfan, manajemen rumah sakit yang bertanggung jawab atas pelayanan maupun sanksi kepegawaiannya.

”Kalo ada pengaduan terkait BPJS, adukan, baru kita tindak lanjuti. Jangan kasusnya udah lama, tapi baru ngasih tau”, kata Irfan.(bs)