Berkas 14 Tersangka Diserahkan ke Jaksa

Kerusuhan Taput

Medan | Jurnal Asia

Penyidik Subdit III/Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) melimpahkan tahap kedua berkas berikut ke-14 tersangka pengerusakan Kantor Panwaslih Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Kamis (13/9) siang.

Kerusuhan ini terjadi di Jalan Raja Johanes No 50 Hutagalung Harean, Kecamatan Siatas Barita, Kabupaten Taput, tepatnya di Kantor Panwaslih Taput. Dan kasus ini tertuang dalam LP/217/VII/2018/SU/RES TAPUT/SPKT tanggal 16 Juli 2018.

“Tahap kedua kasus kerusuhan Taput. Tersangka dan barangbukti telah meluncur ke Taput dengan pengawalan personel Polres Taput dan personel Ditreskrimum Polda Sumut,” ujar Kasubdit III/Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut, AKBP Maringan Simanjuntak.

Adapun ke-14 tersangka yang dilimpahkan meliputi 13 tersangka kasus pengerusakan masing-masing Diego Maradona Simorangkir alias Maradona, Rudi Tulus Panggabean alias Riccy, Viktor Gultom, Samuel Budiman Pangihutan Sipahutar, Christian Suhendra Herbin Ritonga alias Tian dan Bangkit Tambunan.

Kemudian Parlaungan Hutabarat, Tolkas Hutauruk, Lamhot Parningotan Harahap, Thomson Hutabarat, Joel Parningotan Harahap, Baliher Hutabarat alias Raja Bondar dan Timbul Hutabarat alias Op Yerene. Sementara satu tersangka lain kasus penghasutan yakni Teddy Parsaoran Simanungkalit.

Dikatakan Maringan, pasal yang dipersangkakan terhadap 13 tersangka diterapkan pasal 170 ayat (1), pasal 410 dan 406 KUHPidana, sementara terhadap satu tersangka penghasutan atasnama Teddy Parsaoran Simanungkalit diterapkan Pasal 160 KUHPidana.

Sekadar mengingatkan, ribuan massa menggelar unjukrasa di kantor Panwaslih Taput, Senin (16/7) lalu. Massa pengunjuk rasa melakukan aksinya dengan membawa peti mati dan membakar ban di tengah jalan.

Mereka memprotes penanganan Panwaslih terhadap dugaan kecurangan pada pelaksanaan Pilkada Taput. Pendemo memblokir Jalinsum (Jalan Lintas Sumatera) Sipoholon Tarutung.

Mereka juga melempari Kantor Panwaslih Taput dengan batu dan bom molotov. Akibatnya, kantor pengawas pemilu itu rusak. Kaca jendelanya berpecahan dan dinding bagian atasnya jebol-jebol. Satu personel kepolisian terluka di bagian kepala akibat lemparan batu.

Jalinsum Sipoholon-Tarutung dilaporkan lumpuh total sejak pukul 10.00 hingga pukul 18.00 WIB. Para pendemo menguasai badan jalan. Polisi menyatakan situasi di Taput sudah kondusif. Sejumlah orang yang terlibat aksi itu telah diamankan.

Pilkada Taput diikuti tiga pasangan calon. Ketiga kandidat yakni Nikson Nababan-Sarlandy Hutabarat (petahana), Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat-Frengky P Simanjuntak, dan Chrismanto Lumbantobing-Hotman P Hutasoit.
(ial/rol)