Mesir Catat Kasus Harian Tertinggi Sebanyak 1.774, Total 2.017 Kematian

Seorang pekerja menyemprotkan disinfektan pada kendaraan listrik di sebuah hotel di Hurghada, Mesir.Xinhua

 

Kairo | Jurnal Asia
Kementerian Kesehatan Mesir melaporkan pada hari Jumat 1.774 kasus Covid-19 baru. Jumlah tersebut merupakan kasus harian tertinggi sejauh ini sehingga total kasus yang dikonfirmasi di negara itu menjadi 52.211.

Melansir Xinhua, Sabtu (20/6/2020), Juru bicara kementerian kesehatan, Khaled Megahed mengatakan, sebanyak 79 pasien meninggal karena virus corona, sehingga jumlah kematian menjadi 2.017. Sementara 400 pasien telah pulih dan dipulangkan dari rumah sakit, sehingga total pasien sembuh menjadi 13.928.

Sejak 25 Maret, pemerintah Mesir telah memberlakukan jam malam di malam hari sebagai langkah pencegahan utama dalam memerangi virus yang sangat menular ini.

Baca Juga : Update 19 Juni : Pasien Positif Covid-19 Tembus 1024 Kasus di Sumut

Jam malam selama delapan jam saat ini di Mesir akan berlanjut sampai akhir bulan. Di tengah rencana koeksistensi pemerintah untuk mempertahankan langkah-langkah pencegahan anti virus corona sambil melanjutkan kegiatan ekonomi.

Mesir berencana untuk melanjutkan penerbangan di semua bandara Mesir mulai 1 Juli saat negara itu bersiap untuk kembalinya pariwisata asing, setelah lebih dari tiga bulan penangguhan penerbangan internasional karena masalah virus corona.

Negara Arab yang paling padat penduduknya telah memulai pembukaan kembali layanan dan kantor secara bertahap. Dan memungkinkan pengoperasian lebih dari 230 hotel untuk wisatawan lokal dengan kapasitas 50 persen setelah mereka diberikan sertifikat keselamatan higienis.

Mesir dan Cina telah bekerja sama dalam memerangi pandemi melalui pertukaran bantuan medis dan keahlian.

Pada awal Februari, Mesir adalah salah satu negara pertama yang memberikan bantuan kepada China dalam perang melawan wabah virus corona.

China, setelah sebagian besar mengendalikan pandemi, membalas budi dengan mengirim tiga batch bantuan medis ke Mesir.

Pada 16 April, 10 Mei dan 16 Mei, dokter China mengadakan konferensi video dengan rekan-rekan Mesir untuk berbagi pengalaman mereka dalam pencegahan dan pengobatan virus.(nty).

 

 

Tinggalkan Balasan

Close Ads X
Close Ads X