Banjir di Guangxi China Rusak 14.000 Hektar Pertanian dan 1 Orang Tewas

Sebuah desa di Yangshuo, Guilin, Daerah Otonomi Guangxi Zhuang dilanda banjir, Minggu (7/6/2020). Xinhua

 

Nanning | Jurnal Asia
Pemerintah China, Minggu (7/6/2020) mengatakan lebih dari 320.000 orang telah terkena dampak hujan lebat di Daerah Otonomi Guangxi Zhuang China Selatan sejak 4 Juni kemarin.

Lebih dari 14.000 hektar lahan pertanian di kawasan itu telah rusak. Satu orang meninggal karena tersambar petir, kata departemen tanggap darurat regional.

Baca Juga : India dan Tiongkok Tempuh Jalur Damai Selesaikan Konflik Perbatasan

Melansir Xinhua News, Senin (8/6/2020), Biro meteorologi di kawasan itu meningkatkan status darurat tingkat dua menjadi tingkat tiga pada Minggu pagi. 36 stasiun pemantauan ketinggian sungai di Guangxi telah melaporkan ketinggian air berbahaya karena berhari-hari hujan lebat.

Hujan deras juga menyebabkan tanah longsor mengakibatkan rumah runtuh dan jalan rusak di Kabupaten Tianlin, Kota Baise.

Situs wisata di daerah seperti Kota Hezhou telah ditutup sementara.

Pemerintah setempat telah menyerukan agar masyarakat bersiap terhadap hujan lebat yang akan datang lagi.(nty)

 

 

Close Ads X
Close Ads X