Menhub: Setop Izin Sekolah Penerbangan

Sejumlah Tehnisi PT Garuda Maintenance Facility (GMF) Aero Asia dibantu siswa Sekolah Penerbangan Aceh mengerjakan pemugaran Replika Pesawat RI 001 di Banda Aceh, Aceh, Senin (2/4). Pemugaran replika Pesawat RI 001 sumbangan rakyat Aceh untuk Pemerintah Indonesia dalam mempertahankan Kemerdekaan RI yang juga cikal bakal penerbangan nasional itu untuk memperbaiki bagian badan pesawat yang mulai rusak. ANTARA FOTO/Ampelsa/kye/18

Jakarta | Jurnal Asia

Kementerian Perhubungan menyetop izin mendirikan sekolah penerbangan. Alasannya, banyak alumni dari sekolah penerbangan yang menganggur.

Pernyataan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sekaligus menjawab usulan pemerintah Kabupaten Luwu mendirikan sekolah penerbang.

‘’Kasian alumni sekolah penerbang. Banyak pilot yang menganggur. Makanya tidak kita buka lagi sekolahnya,’’kata Budi, Rabu (12/9).

Budi mengaku memberi izin sekolah penerbangan kalau sudah bisa diakomodir di perusahaan penerbang sebagai pilot.

Sempat mengemuka akan ada pembangunan sekolah penerbangan yang rencananya akan dibangun di Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan.

Pembangunan sekolah penerbangan ini tak kunjung terealisasi hingga masa akhir jabatan Gubernur Sulsel Syahrul Yason Limpo tahun 2018.

Rencananya pembangunan sekolah penerbangan di Bua, akan dipindahkan ke Sulawesi Barat. Sebelumnya, rencana pembangunan sekolah penerbangan di Luwu akan dibangun di sekitar Bandara Bua. (jpnn|swm)