Sungai Batangtoru Aman, Masyarakat Diajak Pantau dan Awasi Air Sisa Proses Tambang

Tim Terpadu beserta Tim dari Tambang Emas Martabe melakukan pemantauan dan mengambil sampel air Sungai Batangtoru.Ist

 

Batangtoru | Jurnal Asia
Masyarakat diajak pantau dan awasi secara berkala terhadap kualitas air sisa proses PT Agincourt Resources Tambang Emas Martabe yang dialirkan ke Sungai Batangtoru. Keterlibatan tersebut sudah berlangsung sejak 2013.

Di tengah pandemi Covid-19, seluruh prosesnya ketat mengikuti protokol kesehatan. Termasuk terlebih dahulu melakukan pengujian kesehatan seluruh anggota Tim Terpadu, karyawan dan Dinas Lingkungan Hidup Tapanuli Selatan yang terlibat dalam proses pengambilan sampel air.

Wakil Bupati Tapanuli Selatan sekaligus Ketua Tim Terpadu Pemantau Kualitas Air Limbah Tambang Emas Martabe, Ir. H. Aswin Effendi Siregar MM,MH mengatakan, seluruh rangkaian kegiatan pengambilan sampel, pengujian, hingga diseminasi dan sosialisasi hasil uji laboratorium air sisa proses tambang melibatkan Tim Terpadu. Pengujian air dilakukan oleh laboratorium terakreditasi di Jakarta.

Baca Juga : Polrestabes Medan Gerebek Gudang Narkoba di Sei Sikambing, 240 Kg Ganja Diamankan

“Saya dan masyarakat langsung melihat seluruh proses. Berdasarkan hasil pengujian sejak awal, kualitas air sisa proses Tambang Emas Martabe ke Sungai Batangtoru telah memenuhi baku mutu sesuai dengan regulasi yang berlaku,” katanya, Jumat (15/5/2020).

Ia berharap kerjasama yang baik antara pihak perusahaan, pemerintah daerah dan masyarakat di sekitar tambang seperti ini dapat terus terjadi. Ini penting, karena Sungai Batangtoru memiliki banyak manfaat bagi masyarakat.

Koordinator Tim Terpadu Parlagutan Pardede mengatakan, pihaknya dilibatkan dalam setiap proses pemantauan mulai dari pengambilan sampel di Sungai Batangtoru, pengiriman sampel tersegel ke laboraturium independen hingga diseminasi ke masyarakat.

“Sampai dengan saat ini, kualitas air sisa proses Tambang Emas Martabe tidak merugikan sungai. Ikan masih banyak, aliran air ke persawahan juga tidak terkontaminasi. Kami langsung memantau, tidak ada rekayasa,” ujarnya.

Senior Manager Corporate Communications PTAR, Katarina Siburian Hardono menegaskan, sejak beroperasi secara komersial, manajemen memberikan perhatian khusus terhadap pengelolaan lingkungan, terutama pada kualitas air sisa proses ke Sungai Batangtoru. Hasil ujinya juga dapat menjadi barometer kepercayaan
masyarakat terhadap komitmen perusahan.

“Kami berterima kasih kepada seluruh masyarakat dan pemerintah setempat yang selalu mendukung, dan turut mengawasi operasional Tambang Emas Martabe yang berkelanjutan. Semoga Tambang Emas Martabe dapat terus berkontribusi positif terhadap kehidupan masyarakat di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara,” tutupnya.(nty)