Pandemi Corona, Investor Saham di Medan Tumbuh Positif

Kepala Kantor PT BEI Perwakilan Sumut, Pintor Nasution.Dok JA

 

Medan | Jurnal Asia
Di masa pandemi virus Corona (Covid-19) ternyata minat masyarakat Sumatera Utara (Sumut) khususnya Kota Medan untuk berinvestasi di pasar modal tetap tinggi. Terbukti, dari data Bursa Efek Indonesia (BEI) Sumut menyebutkan ada tren pertumbuhan positif di bulan Mei ini.

Pada Mei 2020, jumlah investor di Sumut mencapai 56.323 investor dengan nilai transaksi sebesar Rp7.638.497.916.228. Lebih tinggin jika dibandingkan April 2020, di mana sebanyak 55.124 investor dengan transaksi mencapai 7.523.853.892.885,

Kepala Kantor PT BEI Perwakilan Sumut, Pintor Nasution mengatakan, jumlah investor saham saat pandemi Covid-19 ini justru bertambah. Pertumbuhan positif ini di luar dugaan karena biasanya pada masa pandemi masyarakat sungkan berinvestasi.

Menurut Pintor, dengan kenaikan jumlah investor ini menjadi tolok ukur jika edukasi yang tetap gencar dilakukan selama pandemi membuahkan hasil.

Baca Juga : Menanti Data Neraca Dagang, Pasar Keuangan Bergerak di Zona hijau

“Masyarakat semakin pintar dan paham bertransaksi saham, ini menyebabkan nilai transaksi naik. Masyarakat membeli saham pada saat harga murah,” katanya, Senin (15/6/2020).

Dijelaskannya, selama kebijakan Work From Home (WFH), pihak BEI justru lebih giat menggelar Sekolah Pasar Modal (SPM), mau pun kelas online lainnya.

“Di Mei saja kami ada 6 kali SPM, 1 kali Workshop Go Public, 6 kali Forum Calon Investor, dan ada beberapa Investor Gathering,” ujarnya.

Dengan adanya Sekolah Pasar Modal ini, tambahnya, diharapkan masyarakat semakin mengerti berinvestasi. Dengan begitu, semakin banyak lagi masyarakat menjadi investor di pasar modal.(nty)

 

 

Comments are closed.
Close Ads X
Close Ads X