UBN Indonesia Sukses Gelar Panen Raya Perdana Green For Dharma 

 

Pengurus UBN Indonesia panen raya perdana Green For Dharma.Ist

Medan | Jurnal Asia
Umat Buddha Nusantara (UBN) Indonesia bersama Vihara Leng Tong Kheng, Percut sukses menggelar panen raya perdana Green For Dharma, Minggu (15/9). Kegiatan tersebut mendapat respon positif dari umat Buddha di Kota Medan dan di sekitar vihara.

Dana yang terkumpul dari donatur acara tersebut dipergunakan untuk melanjutkan pembangunan bhaktisala Vihara Leng Tong Kheng. Selebihnya dipergunakan untuk membantu berbagai kegiatan pengembangan Buddha Dharma yang diadakan oleh yayasan UBN Indonesia.

Acara dimulai dengan doa yang dipimpin oleh Pandita Burhan, S.Ag., M.Si. Seluruh umat yang hadir disuguhkan sup bayam Full of Paritta dari hasil kebun Green for Dharma di Vihara Leng Tong Kheng Jalan Kebun Sayur Desa Percut.

Dalam kegiatan ini dihadiri oleh Pembimas Kemenag agama Buddha Sumut, Budi Sulistiyo, S.Ag., M.Pd., Pembimas Kemenag agama Buddha Medan, Burhan, S.Ag., M.Si., Bapak UBN Indonesia, Tongariodjo Angkasa Ginting SE,MBA,MM,MSc diwakili oleh Angling.

Kemudian, tokoh Buddhist lainnya yakni, Ketut Supardi, S.Ag., M.Si., Pdt.Rudi Hardjon Dhammaraja, SH, S.Ag., Ketua UBNl Charles Tandoko, Pendiri sekaligus Pembina UBN, Tony Tukimin dan Hendra Sabaruddin, Penasehat UBN, DR. Sutrisno SH, MKn dan Edy Susanto. Ketua Majelis Agama Buddha Tridharma Indonesia (Magabutri) Medan, Butet SE, perwakilan Taman Alam Lumbini, Vihara Dharma Santi L unik Pakam, Budi Abadi, Buddha Narada Tg. Morawa, Chi Kung dan lainnya.

Ketua Panitia Acara, Dr. Addy mengungkapkan, ide yang dicetuskan oleh Ketua Penasehat UBNl, DR. Sutrisno, SH. MKn adalah sebuah gerakan yang menggabungkan kekuatan dhamma dan kekuatan ilmu pengetahuan (science) yang ditemukan oleh Prof. Masaru Emoto dari Jepang. Bahwa molekul dan struktur air akan berubah seindah permata jika mendapat kata kebaikan dan doa.


Pengurus UBN Indonesia foto bersama.Ist

Menurut hasil penelitian tersebut, sambungnya, air yang telah berubah menjadi baik tersebut dapat menyembuhkan berbagai penyakit. UBN- Indonesia melalui komunitas kelompok dharma secara bergilir membacakan paritta suci setiap hari melalui media air yang dipergunakan untuk menyiram tanaman sayuran hijau di Vihara Leng Tong Kheng.

“Semoga sayuran yg dikonsumsi dari hasil kebun vihara Leng Tong Kheng menyehatkan dan memberi kebahagian kepada semua makhluk,” katanya.

Ketua UBN Indonesia, Charles Tandoko juga menyampaikan tentang visi misi UBN Indonesia. UBN adalah milik semua umat Buddha tanpa perbedaan aliran umat Buddha, motto UBN adalah satu untuk semua semua untuk satu.

Sementara Kanwil Kemenang agama Buddha Sumut, Budi Sulistiyo, S.Ag., M.Pd. menyampaikan apresiasi kepada UBN Indonesia yang memberikan sebuah contoh pengembangan ekonomi Buddhist yang kreatif. Caranya dengan memanfaatkan lahan kosong vihara untuk menghasilkan dana secara mandiri dipergunakan untuk pembangunan vihara tersebut.

Selanjutnya, Kanwil agama Buddha berharap agar UBN dapat mengembangkan berbagai bidang yang bercirikan Buddhist untuk kemanfaatan orang banyak seperti bergerak dibidang pendidikan, mendirikan sekolah, klinik, rumah sakit dan sebagainya.

Acara puncak dipimpin oleh Bhikkhu Candasilo Thera dengan pembacaan paritta suci, blessing air suci mengelilingi seluruh kebun, panen bersama seluruh umat yang hadir dalam acara tersebut.(nty)