Tembus Hampir 600 Ribu, Film DreadOut Ajak Penonton Masuk Portal Gaib

Pemain DreadOut : Pemain film DreadOut, Jefri Nichol yang berperan sebagai Erick (kiri-kanan) Cathy Fakandi sebagai Ira dan Produser film DreadOut Wida Handoyo saat di Medan, Jumat (11/1) sore. Netty

Medan | Jurnal Asia
Film berjudul DreadOut yang digarap oleh sutradara Kimo Stamboel dari Mo Brothers berhasil menembus hampir 600 ribu atau 563.578 penonton pada hari ke sembilan tayang di bioskop.

Angka tersebut menunjukkan respon positif dan membuktikan bahwa masyarakat Indonesia masih menyukai film horor.

Produser film DreadOut Wida Handoyo mengatakan, penonton di Indonesia makin pintar dan film yang diproduksi semaikan bagus termasuk horor. Memang, sebelum 2015, film horor masih “tiarap” dan tidak menjadi favorit lagi, sejak 2017, film horor di Indonesia mulai bangkit dengan ditandai tayangnya film Danur.

“Jadi setelah itu, film horor mulai jauh lebih bagus, standartnya semakin naik. Film DreadOut ini merupakan film horor pertama di Indonesia yang diadaptasi dari game,” katanya di Medan, Jumat (11/1).

Sampai saat ini, kata dia, film ini telah menembus 563.578 penonton dan diharapakan dapat menembus diangka 4 juta penonton. Namun, jika bisa mencapai 1,5 juta penonton itu merupakan prestasi yang luar biasa.

“Penonton di Medan itu luar biasa. Salah satu paling tinggi itu dari Medan, penontonnya di atas 100 ribu lebih,” tegasnya.

Ia berharap penonton di Medan akan merasakan nuasa thrilling, fun, dan adventure dari film ini. Ia pun optimis jumlah ini dapat terus meningkat dan berharap masyarakat Indonesia akan terus mendukung karya murni anak bangsa.

Jefri Nichol pemain film DreadOut yang berperan sebagai Erick mengatakan, senang bisa menjadi bagian dari film asli anak bangsa ini. Banyak tantangan yang dialaminya saat proses pembuatan film tersebut.

“Salah satu tantangannya, buat persiapan karakternya cukup mepet waktunya. Pemain yang lain sudah sebulan mempersiapkan karakternya, saya hanya seminggu, mulai dari dialeg Sunda, bangun chemistry dan lain-lainnya. Namun Alhamdulillah bisa,” ucapnya.

Sementara Cathy Fakandi sebagai Ira mengatakan, ini pertama kalinya DreadOut visit ke Medan. Ia senang akhirnya bisa turut serta dalam program Roadshow kali ini, karena bisa menyapa semua penonton film DreadOut di Medan.

“Di film ini, Ira belum terlalu dieksplor banget. Jadi bagaimana caranya dengan durasi yang tidak panjang, saya bisa membuat penonton itu tahu tentang keberadaan saya,” pungkasnya.

Film DreadOut mengambil latar cerita sebelum kejadian dalam game terjadi (prekuel). Film ini menceritakan sekelompok siswa SMA yang berharap mendapatkan popularitas di media sosial.

Sekelompok siswa SMA ini pergi ke apartemen kosong, mereka sengaja mengunjungi apartemen tersebut di malam hari untuk merekam kegiatan mereka selama disana. Tidak sengaja, salah satu anggota kelompok, Linda, membuka portal misterius dan membangunkan setan yang dapat menyeret mereka ke dalam neraka. (net)