Santuni Anak Yatim Ajang Tingkatkan Kepedulian kepada Sesama

 

Direktur Poltekpar Medan, Anwari Masatip (kanan) bersama manajemen berikan santunan kepada anak yatim.Netty

Medan | Jurnal Asia
Ramadhan menjadi salah satu momen dalam meningkatkan kepedulian sosial kepada sesama manusia. Hal ini juga dilakukan jajaran manajemen Politeknik Pariwisata Medan dengan menyantuni puluhan anak yatim dari panti asuhan Al Washliyah dan dari lingkungan sekitar, Jumat (24/5) malam.

Direktur Poltekpar Medan, Anwari Masatip mengatakan, pemberian santunan berupa uang dirangkai dengan kegiatan buka puasa bersama. Acara ini diikuti oleh jajaran manajemen dan pegawai Poltekpar Medan beserta keluarga.

“Tujuan diadakan acaranya ini adalah untuk mempererat silaturahim antar pegawai di lingkungan sekitar Poltekpar Medan. Selain itu, juga memfasilitasi karyawan muslim untuk melaksanakan ibadah saat Ramadhan dengan kegiatan yang bersifat positif,” katanya di kegiatan bertema “Sucikan Diri, Terangi Hati dengan Menjalin Silaturahmi dan Kepedulian Sosial.

Anwari mengajak seluruh yang hadir untuk terus bersyukur. Sebab, sampai saat ini masih diberi kesempatan dan kemampuan untuk berbagi denganĀ  anak yatim dari lingkungan sekitar.

“Semoga, sedikit bantuan yang kami berikan dapat bermanfaat bagi mereka,” tuturnya.

Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Pariwisata, Ni Wayan Giri menyambut baik kegiatan ini dan berharap kegiatan ini dapat secara rutin dilaksanakan.

Kegiatan ini diselingi dengan acara temu pisah dengan salah satu pegawai Poltekpar Medan Bapak Lukman Sani Siregar yang akan memasuki masa Purna Bakti TMT 1 Juni 2019.

Sementara, Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya pun tak ketinggalan ikut angkat suara. Menteri yang murah senyum ini menyambut baik kegiatan kerohanian ini.

“Melalui kegiatan seperti ini seluruh pegawai diharapkan dapat menjadi lebih kompak dan bersama-sama untuk meningkatkan sumber daya manusia pariwisata yang lebih baik lagi. Khususnya di Sumatera Utara, apalagi dekat dengan Kawasan Strategis Prioritas Danau Toba,” tukasnya.(nty)