Ramah Tamah PSMTI Sumut dengan PSMTI Kecamatan, PSMTI Harus Tetap Berkembang Berlandaskan AD/ART

Foto Bersama : Ketua PSMTI Sumut Tongariodjo Ang­­kasa Ginting SE,MBA,MM,MSc foto bersama
anggota DPRD Sumut, Brilian Moktar, anggota DPRD Medan, Wong Chun Sen dan sejumlah pengurus PSMTI Sumut dan Medan.Netty

Medan | Jurnal Asia
Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Sumatera Utara, Tongariodjo Ang­­kasa Ginting SE,MBA,MM,MSc menegaskan, pengurus beserta anggota PSMTI provinsi ataupun kecamatan kabupaten/kota agar tetap solid dalam menjalankan roda organisasi berlandaskan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

Menurutnya, PSMTI didirikan untuk kepentingan bersama bagi etnis Tionghoa yang memiliki marga mulai dari yang kecil, muda ataupun tua. PSMTI bukan milik pribadi ataupun golongan sehingga tidak ada yang berhak mengintervensi satu dengan yang lainnya.

“Saat ini masih ada permasalahan yang terjadi di “badan” PSMTI. Seperti contoh, adanya pemecatan kepada pengurus Medan Kota, adanya ancaman atau intervensi oleh beberapa orang. Ini bukan budaya dari orang-orang PSMTI,” katanya diacara ramah tamah PSMTI Sumut dengan PSMTI Kecamatan di Medan, Minggu (17/3) malam.

Ramah Tamah : Ketua PSMTI Sumut Tongariodjo Ang­­kasa Ginting SE,MBA,MM,MSc saat acara ramah tamah dengan PSMTI Kecamatan, di Medan, Minggu (17/3) malam.Netty

Jangan sampai, lanjut Tongariodjo, karena permasalahan seperti ini maka PSMTI akan hancur. Sebab, katanya, semua yang berada di PSMTI baik provinsi ataupun kota adalah bersaudara sehingga sudah seharusnya bahu-membahu serta bergandeng tangan untuk mengembangkan PSMTI.

“Sebagai Ketua PSMTI, saya tidak ingin memanfaatkan jabatan ini untuk kepentingan pribadi saya. Saya ingin mengabdi dan membesarkan nama PSMTI sehingga semakin jaya tetapi masih saja ada oknum yang ingin memecahbelah dan menyalahartikan ketulusan dari PSMTI Sumut,” tandasnya.

Sekretaris PSMTI Sumut, Joko Dharmanadi menambahkan, pengurus Sumut tidak gegabah dalam mengambil keputusan. Sebelumnya telah dilakukan pencarian bukti-bukti dan berkonsultasi dengan PSMTI pusat.

“Terkait pembekuan pengurus PSMTI Medan, kami sudah berkonsultasi langsung dengan PSMTI Pusat. Sekarang, mari rapatkan barisan untuk mendukung Johan Tjongiran,SH sebagai Pjs Ketua PSMTI Medan,” ujarnya didampingi Wakil Ketua Humas PSMTI Sumut, Kundjung SH.

Pjs Ketua PSMTI Medan, Johan Tjongiran,SH menambahkan, ia sudah bergabung dengan PSMTI sejak PSMTI sudah didirikan. Dirinya tidak  berambisi untuk menjadi PJs namun akhir-akhir ini banyak masalah sehingga ia terpanggil untuk melanjutkan kepengurusan ini.

“Saya merasa terpanggil untuk membenahi PSMTI Medan. Dan saya memohon dukungan dari semua anggota dan pengurus PSMTI kecamatan kabupaten/kota,” tandasnya.

Sementara itu, anggota DPRD Sumut Brilian Moktar mengungkapkan, perlu adanya kekompakan di dalam PSMTI ini. Menurutnya, jika semua dikembalikan ke AD/ART semua masalah akan gampang diselesaikan meski ada hal-hal “miring” pasti bisa ditepis.

“PSMTI didirikan untuk Tionghoa, untuk NKRI dan untuk kepentingan bersama. Karenanya, jika ada masalah kembalikan ke AD/ART ,” tegasnya.

Acara ramah tamah ini dihadiri oleh kepengurusan PSMTI Kecamatan diantaranya, Medan Petisah, Medan Belawan, Medan Marelan, Medan Labuhan, Medan Kota, Medan Denai dan Medan Tembung. Serta dari Kelurahan, Bakung, Pandahulu dan Pasar Baru.(nty)