PFI Medan Gelar Upgrading Dan Pengobatan Gratis di Sei Binge

 

Ketua PFI Medan, Rahmad Suryadi sedang memantau pengobatan gratis.Ist

Medan | Jurnal Asia
Organisasi profesi Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan menggelar Upgrading untuk para anggotanya di Explore Sumatera Rafting Camp, Sei Binge, Langkat, Sumut, Minggu (23/6). Selain pembekalan materi, acara ini disertai dengan pengobatan gratis untuk warga sekitar bekerja sama dengan Tim Bantuan Medis (TBM) Fakultas Kedokteran UISU Medan.

Ketua PFI Medan, Rahmad Suryadi mengatakan, upgrading tersebut merupakan program pelatihan bagi anggota baru PFI Medan yang bertujuan untuk memberikan pembekalan agar pada saat melakukan tugas jurnalistiknya dapat menjunjung tinggi profesionalime dan mengedepankan kode etik Pewarta Foto Indonesia.

“Setiap anggota PFI Medan harus memahami tentang dasar-dasar dan kode etik fotografi jurnalistik. Karena ini akan menjadi modal dasar dalam menjalankan tugas sebagai pewarta foto,” ujarnya.

Setidaknya, dengan menyadari hal tersebut akan memudahkan para anggota memahami hak dan tanggung jawabnya sebagai fotografer dan jurnalis sekaligus.

Adapun pemateri dalam kegiatan ini antara lain, dosen Fotografi USU Haris Wijaya  yang mengangkat tema tentang dasar-dasar fotografi jurnalistik dan Said Harahap yang merupakan dosen di Universitas Muhamadiyah Sumatera Utara yang mengangkat tema tentang kode etik fotografi jurnalistik.

Selain upgrading,  PFI Medan bekerja sama dengan TBM UISU, juga menggelar kegiatan bakti sosial pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis untuk masyarakat sekitar Sei Binge.

Koordinator TBM UISU, M Rahmani mengatakan ada berbagai fasilitas yang dilakukan dalam pengobatan gratis ini, seperti konsultasi kesehatan, periksa tensi, gula darah, asam urat, kolesterol dan lainnya.

“Ini pertama kali kerja sama kita dengan PFI Medan, dan kita sangat senang karena langsung ke daerah-daerah,” ujarnya.

Dijelaskannya, dalam pengobatan gratis ini, pihaknya banyak menemukan banyak penyakit regenatif, seperti hipertensi, kolesterol, dan lainnya.

“Selain itu, dari hasil pemeriksaan kita, banyak warga yang kurang peduli dengan asupan yang mereka makan. Karena itu, banyak juga warga yang kita berikan vitamin,” tambahnya.(nty)