Persaudaraan Muda-Mudi Vihara Borobudur Rayakan HUT ke-44

HUT ke-44 : Persaudaraan Muda-Mudi Vihara Borobudur merayakan ulang tahun yang ke-44 di Sriwijaya Dharma Hall-Vihara Borobudur, Jalan Imam Bonjol Medan, Minggu (16/12). Vii

Medan | Jurnal Asia
Persaudaraan Muda-Mudi Vihara Borobudur merayakan ulang tahun yang ke-44 di Sriwijaya Dharma Hall-Vihara Borobudur, Jalan Imam Bonjol Medan, Minggu (16/12). Tema yang diangkat dalam acara ulang tahun tersebut adalah “Satu dalam kebersamaan, gigih dalam pengabdian”.

Dalam perayaan tersebut sekaligus dilakukan serah terima jabatan dari Ke

tua PMVB ke-36 kepada Ketua PMVB ke-37 dan serta dilakukan pengukuhan kepengurusan baru Persatuan Muda-Mudi Vihara Borobudur Ke-37 dengan diberikan pemberkatan langsung oleh Romo Jimmi Haryanto.

Ketua PMVB ke-37, Samanta Wimala Haryanto sekaligus Ketua Panitia mengucapkan terima kasih kepada pihak yang membantu terselenggaranya acara perayaan ulang tahun PMVB yang ke-44.

Ketua PMVB ke-36, Iwan Andhika menyampaikan ucapan terima kasih kepada segenap pengurus yang telah membantu untuk menjalankan amanah sebagai Ketua PMVB selama periode kepengurusan.

“Terima kasih saya sampaikan kepada kawan pengurus, tanpa kalian saya tidak bisa menjalankan kepengurusan ini sampai selesai. Dan kepada semua khalayak pembina dan para pembimbing selama ini dan kami mohon maaf kalau masih ada kesalahan dan kekurangan yang kami perbuat selama menjabat,” kata Andhika.

Sambutan : Kata Sambutan Ketua Yayasan Vihara Borobudur Medan Lindawati Roesli. Vii

Sementara Ketua Yayasan Vihara Borobudur, Lindawati Roesli untuk mengajak untuk berkontribusi untuk mengembangkan dan memajukan Vihara.

“Mari kontribusi kepada Vihara untuk melayani umat agar supaya Vihara ini untuk berkembang dan maju. Kemudian Mari kita menjaga rumah kita yang semakin besar,” terangnya.

Ia menekankan untuk selalu menjaga persaudaraan walaupun ritual dalam keberagamaannya sudah melakukan ritual yang berbeda.

“Hari ini situasi sudah sangat berubah dan lingkungan sudah berbeda. Jika ada keluarga kita yang berbeda agama jangan dijarakkan, kita adalah saudara. Kalau ada acara mari kita ajak. Janganlah perbedaan agama menjadikan kita menjauh, kita adalah saudara,” tegas Lindawati.

Untuk para pemuda PMVB, sambung, karakter haruslah melekat pada diri. Karakter itu adalah loyalitas, kesabaran dan pantang menyerah. Selanjutnya adalah interaksi sosial harus dijalankan, jangan karena pengaruh gadget interaksi sosial itu jadi berkurang dan hilang.

“Pengurus untuk Konsisten memberikan dedikasi untuk Vihara Borobudur,” tandasnya.


Persembahan : Persembahan lagu serta tarian multietnis. Vii

Senada dengan hal tersebut, Pembina, Crishna Putra menuturkan, sedikit nostalgia pada masa-masa awal pendirian PMVB bahwa perayaan ulang tahun pertama PMVB sangat sederhana sekali. Namun hari ini sudah melihat perkembangannya beserta disiplin organisasinya yang sudah semakin meningkat.

Perayaan ulang tahun PMVB tersebut di meriahkan oleh tarian-tarian dari Gelanggang anak budhis Vihara Borobudur serta tarian multi etnis lainnya yang dipersembahkan oleh binaan Yayasan Vihara Borobudur Medan. (vii/net)