Kabupaten Solok Dermaga Singkarak Jadi Star Etape 3 TdS

Singkarak | Jurnal Asia

Kabupaten solok kembali menjadi salah satu daerah untuk start pelaksanaan event besar Tour de Singkarak (TdS) etape 3 ajang balap sepeda klas internasional tahun 2018 di Sumatra Barat .yang dilaksanakan oleh Kementerian Pariwisata RI melalui Dinas Pariwisata Propinsi Sumatra Barat.

Untuk lebih memeriahkan event  pelaksanaan TdS tahun ini, daerah Kabupaten Solok di bawahi oleh dinas pariwisata setempat melaksanakan beberapa rangkaian kegiatan. Yakni dengan menggelar sejumlah rangkaian lomba dalam Gebyar TdS 2018 itu.

Dermaga Danau Singkarak menjadi lebih semarak ketika 95 pebalab dari 22 Tim Peserta etape III TDS 2018 mulai bermunculan satu-satu. Dalam sambutanya Bupati Solok, Gusmal didampingi Sekdakab Aswirman, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Yandra. Sangat mengapresiasi pebalap internasional TdS 2018 dan masyarakat, dia bahkan mengaku bangga dengan iven TdS yang di mulai sejak sepuluh tahun lalu itu, dan sekarang semakin menggema.

Bupati Solok H. Gusmal menyatakan, momentum pelaksanaan TdS , dengan segala plus-minus dan dinamikanya, setiap dekadenya diyakini akan mampu mempromosikan keelokan daerah Kabupaten Solok ke tingkat dunia. namun dari aspek propaganda dan promosi objek wisata potensial tentunya sudah berlangsug.

“Kita ingin karena aksebilitas TdS akan membuka keinginan pihak swasta melakukan inveatasi dalam sektor pengembangan pariwisata yang begitu menawan di Kabupaten Solok,” ujarnya.

Berkaitan dengan 10 tahun perjalanan pelaksanaan TdS,  dengan segala dinamikanya, Kabupaten Solok terus membenahi infrastrukrur agar kemudian para wisatawan berdatangan ke daerah ini untuk menikmati keindahan segala potensi Pariwisata yang ada di Kabupaten Solok. Disamping banyaknya pemandangan alam dan budaya.

“Namun diyakini melalui moment besar ini akan terus mengumpulkan semangat membangun kepariwisatan, sehingga kelak menghasilkan dampak terhadap peningkatan perekonomian masyarakat daerah ini,” paparnya.

Danau Singkarak, sebagai danau bersejarah dan terbesar yang sebagian berada di wilayah Kabupaten Solok, memiliki luas 107,8 km². Danau terluas ke-2 di Pulau Sumatera ini, menjadi alasan Gusmal untuk tetap mengandalkan sektor pariwisata sebagai prioritas pembangunan, bersama empat danau lain yang memiliki pesona masing-masing. Kemolekan panorama Danau Singkarak itulah yang diharapkan  mampu menyedot perhatian wisatawan.

Menurut dia, dalam pengembangan objek-objek wisata potensial, seperti Kawasan Singkarak, Alahan Panjang Resort, Danau Kembar dan bahkan Taman Hutan Kota Terpadu Arosuka, pihaknya ingin dikembangkan secara profesional.

Gusmal bersama Kadis Pariwisata, dan Dinas terkait lainya serta keterpaduan dengan semua lapisan dan masyarakat. Akan tetap untuk serius dalam hal pengelolaan ke depan, pihaknya ingin mengembangkan dengan menawarkan manajemen kepada swasta.

Etape III yang mengambil titik star di Dermaga Singkarak dan  finish di Istano Pagaruyuang, Kabupaten Tanah Datar, Para pebalap dari dalam dan luar negeri diberikan cinderamata khas Kabupaten Solok.

Bupati setempat H. Gusmal, Staf Ahli Gubernur Sumbar, Ketua DPRD Kabupaten Solok, Sekdakab Aswirman, Forkompinda, Kadispar Sumbar, Direktur BUMN/BUMD, hadir di depan garis star menyerahkan kenang-kenangan karena telah berkunjung ke daerah tujuan wisata utama yang dikenal dengan pesona lima danau itu.

Kadis Pariwisata dan kebudayaan Kabupaten Solok, Yandra menjelaskan, dengan dibukanya rangkaian kegiatan Gebyar TdS 2018. Dengan dimulai pelaksanaan beberapa even untuk meramaikan suksesnya satu dekade pelaksanaan TdS 2018 di Kabupaten Solok.

“Diantaranya lomba senam massal, jingle TdS, lomba lari 10 K dan funbike menjadi rangkaian kegiatan dalam menyemarakkan TdS. Untuk senam massal dan jingle Tds telah dilangsungkan bersamaan dengan launching Gebyar TdS di Arosuka. Sementara untuk lomba lari 10 K, dilangsungkan di kawasan Convention Hall Alahan Panjang,” terang Yandra.

Yandra menyatakan, Start etape III dimulai pada pukul 10.00 WIB di Dermaga Singkarak. Finis etape ini berada di Istano Basa Pagaruyuang, Kabupaten Tanah Datar. Seluruh pembalap tentunya tidak hanya sekadar berpacu menjadi yang tercepat.

Mereka juga menikmati suguhan keindahan dan potensi lokal yang beragam dibagian nagari-nagari yang berada di tepi danau Singkarak. “Di momen satu dekade kegiatan TdS, Singkarak selain menjadi lokasi hot star, danau Singkarak juga dikelilingi dua putaran sebelum melaju ke Batusangkar,” ujarnya.

Yandra menegaskan kegiatan Tds Ini merupakan ajang untuk mengangkat dan mempromosikan potensi pariwisata daerah. Apalagi tahun ini, jalur yang dilalui peserta cukup berbeda dan menarik dengan view objek wisata Kabupaten Solok. (eli-van)