Haddad Alwi Pimpin Zikir Akbar dan Doa Bersama untuk NKRI

Doa Bersama : Haddad Alwi dan sejumlah ustad pimpin zikir akbar dan doa bersama bertemakan “1 Hati 1 Tujuan Untuk NKRI” di Lapangan Mangga Desa Marindal I, Kecamatan Patumbak, Minggu (3/2). Ist

Deli Serdang | Jurnal Asia
Haddad Alwi dan sejumlah ustad pimpin zikir akbar dan doa bersama bertemakan “1 Hati 1 Tujuan Untuk NKRI” di Lapangan Mangga Desa Marindal I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (3/2).

Kegiatan tersebut diikut riibuan ibu-ibu perwiritan yang membawa anaknya. Ibu-ibu yang ikut bershalawat dan berdoa bersama terlihat berlinang air mata.

“Ya Allah, semoga negeri ini dipimpin oleh pemimpin yang amanah, pemimpin yang benar-benar bekerja untuk masyarakat,” kata
Ustad Mahfud Siddik Muslim mengawali kegiatan.

Di negeri ini, sambungnya masih banyak fitnah yang melanda, bertujuan untuk merongrong dan manghancurkan NKRI.

“Fitnah itu bisa datang dari siapapun dan kapanpun. Semoga negeri kita ini bisa terhindar dari orang-orang yang berbuat dzalim dan semoga pemimpin kita menjadi pemimpin yang amanah,” tambah Ustad Mahmud.

Ketua Umum Panji Joman (Panggilan Jiwa Jokowi-Ma’ruf), Ade Sandrawati Purba berharap agar masyarakat, khususnya Sumatera Utara bersama-sama mendoakan supaya negeri ini aman dan damai selalu.

“Ini bagian dari pada kepedulian kita atas keprihatinan terhadap kondisi dan keadaan negeri ini dalam menyambut Pemilu 17 April tahun 2019 ini. Banyak informasi dan isu konflik sehingga dapat menimbulkan perpecahan dinegeri ini, tujuan kita menggelar kegiatan ini agar masyarakat bisa sama-sama berdoa untuk negeri ini agar damai dan aman selalu,” ungkapnya.

Ade mengaku, menjelang Pilpres 17 April 2019 mendatang sudah banyak isu-isu yang belum bisa dipastikan kebenarannya. Untuk itu dirinya mengajak agar masyarakat yang hadir untuk tidak ikut menjadi penyebar informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Mari kita bersama-sama bermohon meminta agar Pemilu ini berjalan aman dan damai, mari kita menjadi corong kebenaran di negeri ini. Mari kita saling menjaga, jangan ada pertengkaran permusuhan,” ucapnya.

Siapapun pemimpin yang terpilih, tegasnya, itulah pemimpin kita. Pemimpin yang amanah dan pemimpin yang peduli harus terus memimpin negeri ini.

Ketua Jamin Sumut, Erwan Nasution menambahkan, agar seluruh masyarakat mencermati kondisi negeri ini. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua.

“Mencermati kondisi di negeri kita, banyaknya berita hoax (bohong). Marilah kita sama-sama menolak hoax dan jangan jadi penyebar informasi yang belum tentu benar informasinya,” ucapnya.

Sementara itu, Haddad Alwi menegaskan, sebagai umat beragama tidak boleh menyebarkan informasi bohong. Penyebar informasi bohong itu sama dengan memfitnah dan fitna bisa menghancurkan seluruh amal ibadah kita semua.

“Jadi, marilah kita bershalawat dan berdoa agar negeri kita ini (Republik Indonesia) bisa terbebas dari orang-orang yang Dzalim,” pungkasnya.(net-ril)