Tangis Histeris Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penembakan di Rumah Duka

Jenazah korban baru tiba di rumah duka. Ist

Medan | Jurnal Asia
Tangis histeris pecah begitu jenazah korban penembakan tiba di rumah duka di pinggiran rel Jalan Kl Yos Sudarso/Jalan Bambu Kecamatan Medan Barat, Jumat (5/4) sore.

Terlihat ibu korban Painem (60) tak hentinya menangis sembari memeluk anak korban yang masih berusia 9 tahun. Bukan hanya pihak keluarga, tetangga sekitar juga terlihat menitihkan air mata begitu melihat jenazah pria yang seharinya bekerja sebagai penjual perabot ini.

“Kami gak sangka, karena baru selesai solat jumat, sempat juga makan, baru mau beli rokok dia,” kata ibu korban.

Nahas, begitu korban beringsut dari rumah hendak ke warung rokok yang berada di seberang rel kereta api Jalan Gaharu, tiba-tiba sekitar 8 orang pemuda datang menyerang sembari membawa senjata jenis air softgun.

“Dia (korban) gak tahu menahu, tapi karena diserang ia pun berusaha bertahan, gak lama ia jatuh kena tembak,” katanya.

Oleh warga sekitar, korban lalu dilarikan ke Rumah Sakit Imelda Jalan Bilal Medan, namun nyawa korban tidak tertolong. “Pas kena jantungnya,” ujar ibu korban.

Sementara Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin menjelaskan untuk kepentingan otopsi rencananya jenazah korban akan dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Jalan KH Wahid Hasyim Medan.(wo)