Rudi Laporkan Tetangga ke Polisi

Kepala Dihantam Batu Hingga Pingsan

Medan | Jurnal Asia

Rudi Simanjuntak (35) warga Jalan Mandala By Pass Gang Sabang, Kelurahan Tegalsari Mandala I, Kecamatan Medan Denai, terluka parah di bagian kepala akibat dihantam pakai con-block oleh tetangganya, Marta Hasibuan (37).

Marta berbuat demikian lantaran tak senang melihat Rudi.

Pasca dirawat, Rudi yang berprofesi sebagai pekerja di galon air ini masih merasa pusing berat dan mual-mual. Tak terima, Rudi melapor ke polisi. Ia ingin tetangganya itu segera ditangkap.

“Aku juga enggak tahu, kenapa pelaku tiba-tiba memukul aku sampai kayak begitu. Dia datang dan tahu-tahu langsung memukul kepalaku pakai batu. Pas dipukul, aku langsung jatuh pingsan,” kata Rudi saat ditemui usai membuat laporan di Mapolsek Medan Area.

Rudi menceritakan, penganiayaan yang dialaminya itu terjadi pada Selasa (27/11) sekitar pukul 18.30, di sekitar rumahnya. Saat itu Rudi sedang berjalan. Tak disangka, Marta mendatangi Rudi sambil menenteng conblock. Tanpa banyak basa-basi, Marta pun menghantamkan con-block tersebut ke kepala Rudi. Korban tersungkur ke tanah dan pingsan. Sesudah itu, kakak Rudi datang dan melarikan Rudi ke rumah sakit. “Marta langsung pulang ke rumahnya sehabis memukul kepala Rudi. Sempat panik kami sewaktu dokter bilang luka di kepala adikku cukup parah,” ucap boru Simanjuntak, kakak Rudi yang ikut mendampingi kala itu.

Malam harinya sekitar pukul 22.30 WIB, sambung Rudi, pelaku dan keluarga datang ke rumahnya untuk meminta damai. Namun, Rudi beserta keluarga menolak lantaran perbuatan pelaku dianggap sangat keterlaluan. “Kami enggak mau damai. Kalau kami ada salah sama pelaku, mungkin iya, tetapi itu pun enggak pantas juga sampai memukul kepala orang. (tmc/hut)