Pos Satpam Cemara Asri Juga Hancur Berantakan, Polisi Perketat Pengawalan

Pos Satpam di komplek perumahan Cemara Asri dalam kondisi rusak berat. Ist

Medan | Jurnal Asia
Ekses pengeroyokan maut yang menewaskan seorang kader Ikatan Pemuda Karya (IPK) Jarisman Saragih (22) di Jalan Cemara mulai terlihat meresahkan masyarakat.

Iring-iringan ratusan kader IPK yang datang melayat ke rumah duka korban sempat memanas, sejumlah plang ormas Pemuda Pancasila (PP) yang berdiri di Desa Sampali Kecamatan Percut Sei Tuan roboh.

Selain itu pos satpam yang berada di depan gerbang Komplek Cemara Asri juga hancur berantakan.

Hampir seluruh kaca yang terdiri yang mengelilingi pos satpam pecah dilempari batu. Akibatnya, satpam yang berada di dalam pos kabur menyelamatkan diri

“Salah seorang diantara kami sempat mendapat tunjangan, melihat massa yang begitu banyak kami lari menyelamatkan diri,” kata Rawi salah seorang Satpam.

Namun, keributan tak meluas setelah personel Polrestabes Medan datang ke lokasi. Selanjutnya, polisi melakukan pengawalan ketat terhadap konvoi massa saat pergi dan pulang dari rumah duka.

Personel Brimob Polda Sumut juga dikerahkan dan disebar di sejumlah lokasi persimpangan untuk mengantisipasi keributan terjadi.

Pantauan wartawan, massa telah kembali dari rumah duka dan situasi kondusif, tidak ada keributan yang kembali terjadi.(wo)