Polisi Kejar Pelaku Pengeroyokan Pemuda Hingga Tewas di Jalan Cemara !

Korban terkapar tak bernyawa di lokasi kejadian Jalan Cemara. is

Medan | Jurnal Asia
Polisi terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap kasus pengeroyokan sadis yang mengakibatkan seorang pemuda tewas di Jalan Cemara Desa Sampali Kecamatan Percut Sei Tuan.

Pelaku yang menganiaya korban JS (22) diperkirakan lebih dari satu orang. Hal ini terungkap dari pemeriksaan kamera CCTV diseputaran lokasi kejadian. Senin (4/2).

“Masih kita kejar pelakunya. Kemanapun mereka lari akan kami kejar,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira.

Hingga saat ini polisi bekerja sama dengan semua pihak tengah menyelidiki dan mencaritahu keberadaan seluruh pelaku yang terlibat. Untuk itu, tim gabungan dari Poldasu dan Polrestabes Medan serta Polsek Percut Sei Tuan sedang melakukan pengejaran.

“Pengejaran dilakukan oleh tim gabungan,” jelasnya.

Suasana di Jalan Cemara Desa Sampali Kecamatan Percut Sei Tuan dikejutkan dengan kabar tewasnya seorang pemuda, Sabtu (2/2) petang.

Korban tewas dalam posisi terkapar dengan mengenakan baju seragam salah satu organisasi masyarakat (ormas) di Medan. Diduga, korban tewas lantaran dianiaya.

Informasi diperoleh wartawan, kejadian ini bermula ketika korban baru saja mengikuti pelantikan di Lapangan Bola Gajah Mada Jalan Krakatau.

Usai pelantikan, korban mengendarai sepeda motor pulang ke rumahnya di kawasan Desa Pematang Johar, dari arah Jalan Krakatau menuju Jalan Cemara.

Nahas, sesampainya di Jalan Tol H Anif, sekelompok pemuda menghadangnya. “Dia (korban) pisah dari rombongan, dijegad di Jalan H Anif, terus digotong ke┬áJalan Cemara,” ujar sumber kepada wartawan.(wo)