Poldasu Buru Penganiaya Personel Polisi di Kampung Kubur

Medan – Petugas gabungan Polda Sumatera Utara dan Polrestabes medan hingga kini masih berupaya memburu keberadaan Ayub dan kedua rekannya, terkait kasus penganiayaan seorang anggota polri, Bripka Eric Tambunan, Sabtu (14/5) sore, di kawasan Kampung Kubur, Medan.

Personil lengkap telah diturunkan ke lokasi kejadian dan beberapa lokasi yang dicurigai tempat persembunyian para pelaku. “Namanya anggota kita, harus kita tangkap pelakunya,” kata Kasubdit III/Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut, AKBP Maringan Simanjuntak, Minggu (15/4).

Dikatakan Maringan, polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi-saksi yang melihat langsung penganiyaan secara membabi buta terhadap anggota Unit Jatanras tersebut.

Duduk perkara dari peristiwa ini masih simpang siur. Sumber di lokasi kejadian menyebutkan, perkelahian antara korban dan pelaku terjadi akibat latar belakang dendam saat bersinggungan di lokasi hiburan malam, Minggu lalu. Kemudian, informasi juga menyebutkan, angota polisi ini sedang menjalankan tugasnya.

Polisi kini masih mencari bukti-bukti dan berbagai saksi lainnya di lokasi hiburan malam.

Sementara itu, Maringan mengabarkan kondisi anak buahnya telah mulai sadar dan berangsur membaik setelah mendapat perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

Bripka Eric Tambunan mengalami luka serius pada bagian kepalanya akibat hantaman pelaku dengan pemukul bola baseball, botol minuman, dan benda tumpul lainnya. Korban terjungkal ke Sungai Babura dan kemudian diselamatkan warga ke rumah sakit terdekat.

Pistol jenis revolver yang sempat dirampas pelaku saat korban melakukan perlawan, berhasil ditemukan tak jauh dari lokasi kejadian. “Mohon doanya agar pelaku secepatnya ditangkap,” pinta Maringan. (ial/hut)