Pengedar Sabu di Hinai Ditangkap Polisi Pakai Lencana BNN Palsu, Tersangka : ‘Biar Percaya Diri’

Tersangka pengedar sabu yang diamankan. Ist

Tanjungpura | Jurnal Asia
Berbagai muslihat dilakukan pengedar narkoba dalam menjalankan bisnis gelapnya.

Seperti yang dilakukan seorang pengedar narkoba jenis sabu-sabu di Desa Suka Mulia Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat yang ditangkap petugas gabungan Polres Langkat dan Polsek Hinai, Jumat (7/2/2020) kemarin.

Saat ditangkap, petugas menemukan lencana BNN (Badan Narkotika Nasional) palsu melingkar di leher tersangka bernama Mieke (37) warga Pekan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat.

Kapolsek Hinai AKP Sayuti Malik kepada wartawan Minggu (9/2/2020) mengatakan, penangkapan terhadap tersangka setelah pihaknya mendapat informasi dari masyarakat bahwasanya di pasar 4 Desa Suka Mulia Kecamatan Hinai sering melakukan transaksi membeli dan menjual narkoba jenis sabu.

Selanjutnya dikerahkan anggota menindaklanjuti informasi ini. Setelah melakukan pengintaian, pelaku yang dicurigai terpantau melintas sedang mengendarai Sepeda Motor Supra Fit BK 6284 UM datang dari arah Tanjungpura menuju Hinai.

Melihat orang yang dicurigai melintas petugas langsung menyergap tepatnya di jalan umum Dusun II Desa Batu Malenggang Kecamatan Hinai.

“Ketika kami lakukan penggeledahan terdapat kalung lencana BNN di leher pelaku. Setelah dilakukan pemeriksaan terdapat barang bukti diduga jenis sabu bungkus dan sembilan bungkus kosong plastik bening les merah beserta alat isap berupa pipet dan kaca pirek,” katanya.

Lanjut Sayuti mengatakan, bahwa saat diinterogasi barang bukti tersebut diakui oleh Mieke adalah miliknya, diperoleh dari Kecamatan Padangtualang Benteng.

Saat ini pelaku dan barang bukti diamankan ke Polsek Hinai untuk diproses selanjutnya akan dilimpahkan ke Polres Langkat.

Terkait lencana yang digunakan pelaku sebagai identitas anggota BNN gadungan, Kepala BNNP Sumut Brigjen Pol Atrial mengatakan, dalam hal ini kejahatan maupun sindikat peredaran narkotika beragam modus melancarkan bisnisnya.

“Begitulah sindikat jaringan narkoba bekerja sekarang. Dengan segala cara tipu muslihat. Supaya bisnisnya lancar,” ujarnya, Minggu (9/2/2020).

Dalam hal ini, Kepala BNNP Sumut mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dengan para pelaku yang berperan menjadi petugas-petugas gadungan dengan berbagai cara.

“Supaya masyarakat lebih berhati-hati, jangan kena tipu muslihat bandar maupun pengedar narkoba,” ungkapnya.

Sementara tersangka mengaku bahwa dirinya selalu memakai lencana BNN untuk menambah kepercayaan diri tiap kali melakukan transaksi jual beli sabusabu.

“Untuk gagah-gagahan Buat kalung saja biar percaya diri kalau di jalan ada apa-apa,” katanya yang kini meringkuk di bui.(wo)