Pelaku Bakar Diri Akhirnya Meninggal Dunia

10 Jam Dirawat

Medan | Jurnal Asia

Sepuluh jam kritis di RS Haji Medan, akibat luka bakar di seluruh tubuh, Syaiful Azahar Chaniago, yang coba mengakhiri hidupnya dengan membakar diri akhirnya meninggal dunia, Rabu (28/11) sekitar jam 20.00 Wib.

Hal itu diungkapkan Kepala Lingkungan (Kepling) 9, Kelurahan Denai, Kecamatan Medan Denai, Paidi, saat mengantarkan jenazah pria itu ke pemakaman di perkuburan umum Pasar V, Desa Tembung, Kamis (29/11) dinihari. “Iya, korban sudah mebinggal dan malam itu juga di makamkan. Semasa hidup, almarhum rajin beribadah dan ikut perwiritan di lingkungannya,” jelas Paidi.

Syaiful meninggalkan seorang istri berusia 55 tahun dan dua anak yang sudah dewasa masing-masing berusia 35 dan 32 tahun.

Menurut Paidi, jika tidak ada halangan, malam Jumat (Kamis,29/11), harusnya Syaiful mendapat giliran perwiritan di rumahnya. Pun begitu, perwiritan ini tetap dilaksanakan pada malam kedua, dengan membaca ayat suci Al-Qur’an.

Sebelum jenazah penjual roti dan es krim keliling ini dibawa ke rumah duka, menurut Paidi, lebih dulu dilaksakan fardu kifayah di RS Haji, Medan Estate. Selanjutnya dibawa ke rumah duka dan disalatkan di Masjid Al-Ridha Jalan Jermal 7.

Diketahui sebelumnya, Syaiful coba mengakhiri hidupnya dengan cara membakar diri di teras rumahnya, Rabu (28/11) sekitar jam 10.20 Wib. Meski sempat diselamatkan warga, namun akhirnya nyawanya tak tertolong.

Syaiful diduga nekat bunuh diri, lantaran stres akibat himpitan ekonomi dan keluarga. Kabar yang beredar, pria itu juga mengalami depresi lantaran mengidap diabetes dan darah tinggi yang tak kunjung sembuh. Hal itu diperparah melihat kondisi istrinya yang sedang sakit. Beban pikiran itu semakin berat dan membuat dia depresi selama sepuluh tahun terakhir. Berdasarkan pengakuan seorang menantu Syaiful, mertuanya itu sebelumnya juga sudah pernah coba mengakhiri hidupnya dengan menenggak racun serangga.

“Waktu itu nyawa mertua saya dapat diselamatkan,” beber sang menantu bernama Khoirul Zaman (35). Selain itu, Syaiful juga pernah nekat coba mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
Aksi itu kemudian diketahui keluarga dan dia berhasil diselamatkan hingga aksinya terakhirnya, Rabu (28/11) kemarin. (mj24jc/hut)