Pasutri Kompak Mencuri di Masjid

Pasutri yang mencuri di Masjid diamankan personel Polsek Medan Barat.

1 Terkapar Ditembak 

Medan | Jurnal Asia

Himpitan ekonomi membuat pasangan suami istri (pasutri) ini gelap mata, Abdullah (29) dan istrinya Devi Lestari (28) menjadi gelap mata.

Dua sejoli yang bermukim di Jalan Besar Pancur Batu ini nekad melakukan pencurian di Masjid yang berada di Medan, menyasar barang milik warga yang menunaikan ibadah Sholat.

Namun, aksi pasutri ini terhenti setelah polisi mendapatkan laporan korban Fithri Ananda (21) yang kehilangan tas berisi uang, hp, dan dompet di Masjid Akmal Jalan Merak Jingga Medan, Senin (3/12) kemarin, melakukan penyelidikan dan mengidentifikasi pelakunya.

“Korban yang saat itu hendak melaksanakan salat, ia pun meletakkan tas yang berisi dompet, uang, hp di dinding dalam masjid. Ia pun menunaikan ibadah salat, usai melakukannya korban melihat tasnya sudah tidak ada,” kata Kanit Reskrim Polsek Medan Barat Iptu Herison Manullang, Kamis (6/12).

Ia menjelaskan, kedua pelaku berhasil diidentifikasi setelah pihaknya mendapat rekaman kamera CCTV yang merekam wajah kedua pelaku.

Petugas kemudian melakukan pencarian dan menemukan kedua pelaku berada di dalam swalayan Carrefour daerah Medan Baru.

“Anggota kemudian mengamankan kedua pelaku yang berhasil dilacak. Setelah kami lakukan interogasi para pelaku, mereka mengaku telah mengambil barang-barang milik korban dan sudah menjual hpnya,” ujarnya.

Setelah petugas melakukan interogasi kepada kedua pelaku. Keduanya mengaku sudah melakukan pencurian sebanyak delapan kali. “Modus mereka pura pura sholat, setelah melihat kondisi aman lalu melancarkan aksinya menggasak barang barang korban,” ujar Herison.

Adapun 8 lokasi pelaku melancarkan aksinya diantaranya tiga kali melakukan pencurian di masjid carefur dengan hasil satu unit hp merek oppo dan uang.

Pelaku juga melakukan aksi di dalam masjid Pringgan dengan hasil satu unit iPhone. Di mesjid H M Yamin dengan hasil satu unit Hp xiomi.

Di Masjid Jalan Merak Jingga dengan hasil satu unit hp merk Oppo dan uang tunai. Di masjid kampus USU hasil yang didapat pelaku saty unit hp merek Vivo. Di Jalan Iskandar muda didekat halte dengan hasil pencurian tas anak sekolah berisikan buku.

“Salah seorang pelaku bernama Abdullah terpaksa diberikan tindakan tegas karena melawan saat dilakukan pencarian barang bukti,” ungkapnya.

Dari tangan pelaku petugas berhasil mengamankan satu unit hp merek oppo F3, uang tunai sebesar Rp 700 ribu, 4 lembar KTP, 1 ATM dan  satu potong baju seragam mahasiswi kedokteran USU. (bowo/net)